Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Pemko Bukittinggi Akan Batasi Kunjungan Warga Padang

Dibaca : 319

Padang, Prokabar – Bukittinggi komit akan melepaskan diri dari status PSBB Sumatera Barat. Hal tersebut dilakukan setelah melalui kajian mendalam. Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyebut semua sektor akan dibuka, namun tetap menperhatikan protokol kesehatan.

“PSBB kita akhiri, tapi bukan berarti pengawasan terhadap masyarakat diperlemah, bahkan kita merencanakan pengawasan akan lebih ketat dari masa PSBB,” kata Ramlan, saat diskusi online dengan IJTI Sumbar melalui aplikasi zoom.

Salah satu pengetatan yang dilakukan Bukittinggi adalah pembatasan orang masuk ke Bukittinggi.

“Kita akan membatasi warga Kota Padang masuk, kita cek secara detail KTPnya. Inikan cluster pasar raya mendominasi penularan, kita tidak ingin menyebar di Bukittinggi,” jelas Ramlan.

Selain itu, juga sedang dilakukan kajian untuk memulai aktivitas belajar. Rencananya akan dimulai Bulan Juli Mendatang.

” Untuk sekolah, kecuali TK, kelas 1 dan 2 SD, rencananya kita mulai Bulan Juli, namun sebelum itu kita lakukan tes swab ke seluruh guru, lalu memakai masker, membagi shift belajar dan jam sekolah hanya 3,5 jam,” kata Walikota.

Keputusan melanjutkan atau tidak PSBB akan dibahas pada Rabu (28/5) yang dipimpin gubernur. “Ada tiga daerah yang sudah ada kajian untuk lepas dari PSBB,” ungkap Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit. (Laf)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top