Pemko Bukittinggi Akan Batasi Kunjungan Warga Padang

Penulis -

Rabu, 27 Mei 2020 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Bukittinggi komit akan melepaskan diri dari status PSBB Sumatera Barat. Hal tersebut dilakukan setelah melalui kajian mendalam. Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyebut semua sektor akan dibuka, namun tetap menperhatikan protokol kesehatan.

“PSBB kita akhiri, tapi bukan berarti pengawasan terhadap masyarakat diperlemah, bahkan kita merencanakan pengawasan akan lebih ketat dari masa PSBB,” kata Ramlan, saat diskusi online dengan IJTI Sumbar melalui aplikasi zoom.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Salah satu pengetatan yang dilakukan Bukittinggi adalah pembatasan orang masuk ke Bukittinggi.

“Kita akan membatasi warga Kota Padang masuk, kita cek secara detail KTPnya. Inikan cluster pasar raya mendominasi penularan, kita tidak ingin menyebar di Bukittinggi,” jelas Ramlan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selain itu, juga sedang dilakukan kajian untuk memulai aktivitas belajar. Rencananya akan dimulai Bulan Juli Mendatang.

” Untuk sekolah, kecuali TK, kelas 1 dan 2 SD, rencananya kita mulai Bulan Juli, namun sebelum itu kita lakukan tes swab ke seluruh guru, lalu memakai masker, membagi shift belajar dan jam sekolah hanya 3,5 jam,” kata Walikota.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Keputusan melanjutkan atau tidak PSBB akan dibahas pada Rabu (28/5) yang dipimpin gubernur. “Ada tiga daerah yang sudah ada kajian untuk lepas dari PSBB,” ungkap Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit. (Laf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB