Pemkab Pessel Usulkan Rp15 Miliar Bangun Penahan Ombak

Penulis -

Senin, 7 Oktober 2019 - 16:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Painan, Prokabar – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat mengusulkan anggaran Rp15 miliar untuk membangun batu penahan ombak di Dusun Muaro, Kecamatan Batang Kapas ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

“Usulan tersebut telah kami sampaikan ke pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, mudah-mudahan terealisasi,” kata Kepala Dinas PSDA Pesisir Selatan, Doni Gusrizal, Senin (7/10).

Ia mengatakan anggaran Rp15 miliar tersebut akan digunakan untuk membangun batu penahan ombak sepanjang 750 meter di Dusun Muaro.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Pembangunan batu penahan ombak di sana merupakan prioritas, karena abrasi pantai di lokasi telah merusak 13 unit rumah dan membuat 11 rumah lainnya tertimbun pasir,” katanya dia.

Insiden tersebut, lanjutnya, juga menyebabkan 38 kepala keluarga mengungsi, sebagian ke rumah sanak saudaranya dan sebagian lagi ke tenda pengungsian yang siapkan pemerintah kabupaten setempat.

Sementara itu, Camat Batang Kapas, Wendra Rovikto menyebutkan abrasi di lokasi telah terjadi lebih dari sebulan terakhir.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Bantuan dari perangkat daerah terkait terus disalurkan baik dari Dinas Sosial dan juga Dinas Pangan, terakhir pada Jumat (4/10) Dinas Pangan menyalurkan bantuan berupa 760 kilogram beras, 38 dus mie, 76 liter minyak goreng dan 38 rak telur.

“Kami terus melapor berbagai hal yang dibutuhkan para korban ke perangkat daerah terkait mulai dari selimut, makanan dan lainnya,” katanya lagi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sementara itu, warga setempat, Imur (70), mengatakan, abrasi pantai di Dusun Muaro tidak terjadi kali ini saja, bahkan ketika dirinya masih remaja kejadian tersebut juga terjadi.

“Minimal per 11 tahun sekali abrasi pantai selalu terjadi di dusun kami, tapi kali ini yang terparah,” sebutnya.

Ia mewakili masyarakat setempat berharap batu penahan ombak segera dibangun di lokasi sehingga dusun tersebut aman dari abrasi dan pasang laut.(*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB