Pemkab Pessel Dorong Masyarakat Maksimalkan Pekarangan dengan Program OPAL

Penulis -

Jumat, 13 Desember 2019 - 09:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesisir Selatan, Prokabar — Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, meminta Dinas Pangan untuk mensosialisasikan program Obor Pangan Lestari (OPAL) kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa mendapatkan sayuran segar dan sehat untuk dikonsumsi. 

“OPAL terdiri dari kebun bibit tanaman hidroponik, tanaman sayuran cabe, bumbu dapur dan umbi-umbian. Masyarakat dapat memanfaatkan pekarangan yang ada di rumahnya,” ungkap bupati dilansir Prokabar dari MC Pessel, Jumat (13/12)

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Dirinya juga mengimbau agar kedepannya jenis tanaman yang dikembangkan terus bertambah, tidak hanya terpaku pada sayuran, tetapi diharapkan bisa menanam buah buahan.

“Dengan adanya sayuran hidroponik ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga yang cukup baik dari segi mutunya, aman dan  bergizi,” imbuhnya.

Bupati Hendrajoni menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat menjadi model pemanfaatan lahan pekarangan yang bisa dicontoh oleh masyarakat Pesisir Selatan.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara Kepala Dinas Pangan Pesisir Selatan Alfis Basyir mengatakan, OPAL merupakan bagian dari Kegiatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) yang telah dilakukan oleh kelompok masyarakat.

Sejak dilakukan beberapa tahun belakangan, maka telah membuah hasil menggembirakan, dimana tahun 2019 ini KWT Kelok Indah Kecamatan Lengayang mendapat Juara II dalam pelaksanaan kegiatan KRPL tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Disebutkan, penanaman sayuran dengan metode hidroponik diharapkan mampu menjadi percontohan dan area belajar bagi petani dan penyuluh.

Ia menambahkan, budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman.

Sedangkan Obor Pangan Lestari yang selanjutnya disebut OPAL adalah upaya promosi penganekaragaman pangan dalam rangka pemenuhan gizi masyarakat. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB