Pemkab Pasaman Berhasil Tekan Angka Kemiskinan, Ini Caranya

Penulis -

Sabtu, 15 Juni 2019 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Pasaman berhasil menekan angka kemiskinan. Jumlahnya mencapai sekitar dua persen sejak dua tahun terakhir.

“Kabupaten Pasaman dalam masa kepemimpinan Bupati Yusuf Lubis dan Wakil Bupati, Atos Pratama berhasil menurunkan angka kemiskinan dari 7,67% pada tahun 2016 menjadi 6,67 pada tahun 2018 lalu. Rata-rata mengalami penurunan satu persen sejak dua tahun terakhir,” kata Kepala Bappeda Pasaman, Choiruddin Batubara, Sabtu (15/6).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Untuk Tahun 2021 mendatang kata Chairuddin, pihak Pemkab Pasaman merencanakan angka kemiskinan turun menjadi 5,2 persen.

“Strategi penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Pasaman terintegrasi dalam Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) melibatkan sembilan Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) plus empat lembaga lain yaitu, Baznas, BPJS, Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga ( LK3), dan Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS). Jadi semua program fokus dan terarah ke sasaran yang dituju,”katanya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasaman, Efka Emi menuturkan, berkat berhasilnya menanggulangi angka kemiskinan ini, pemkab Pasaman mendapat penghargaan Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Award dari Kementerian Sosial RI tahun 2018 lalu.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“SLRT kemiskinan dan layanan keliling lainnya merupakan sebuah terobosan dan inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk menjangkau masyarakat miskin yang berdomisili di daerah-daerah yang jauh dari pusat pemerintahan. Kami menampung aspirasi apa yang mereka butuhkan dan perlu dikembamgkan dalam hal perekonomiannya. Sehingga angka kemiskinan berhasil ditekan,” tukas Efka Emi. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB