Pemkab Mentawai Waspada DBD, Warga Diminta Tingkatkan PHBS

Penulis -

Rabu, 19 Februari 2020 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mentawai, Prokabar — Dalam rangka membasmi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Jonni Asri mengimbau kepada masyarakat agar mengutamakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di antaranya dengan rajin melakukan bersih-bersih lingkungan.

“Mari kita menjaga sanitasi lingkungan tempat tinggal, menguras bak mandi, membersihkan tumpukan atau barang-barang rongsokan, meningkatkan gerakan masyarakat hidup sehat (germas) dan mengikuti 7 pesan Sikerei,” imbau Jonni dilansir Prokabar dari MC Mentawai, Rabu (19/2).

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Ia berpendapat bahwa pengaruh cuaca dan kondisi kepadatan penduduk juga dapat mempengaruhi penyebaran virus DBD.

“Beberapa waktu lalu sudah dilakukan fogging di area Sioban sesuai ketentuan yang berlaku. Tetapi fogging ini bukan solusi yang tepat. Harapan kita masyarakat lebih meningkatkan prilaku hidup bersih dan sehat sehigga dampak penularan DBD bisa menurun di tengah masyarakat, “ Ujarnya

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Diketahui, sejak awal tahun 2020, penyakit demam berdarah dengue (DBD) telah menginfeksi 23 warga di Kepulauan Mentawai yang umumnya adalah anak-anak di Pulau Sipora.

Direktur RSUD kabupaten Kepulauan Mentawai Jimmy Yul Ambarita mengatakan bahwa, pasien tersebut  ada yang masih berstatus suspect dan sebagian confirmed DBD dengan grade 1 hingga 2 saja.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Adapun bentuk penanganan pihak RSUD Mentawai terhadap pasien DBD tersebut diantaranya dengan memberikan asupan cairan tubuh dan obat penurun panas jika masih demam. Beberapa anak sudah dinyatakan pulih dan diketahui kebanyakan yang terjangkit penyakit tersebut berada di area sekitaran Km.6-8 Sipora utara.(*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB