Pemkab Agam Tambah Anggaran Penanganan Kewaspadaan Covid 19

Penulis -

Sabtu, 28 Maret 2020 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Agam akan menganggarkan untuk siaga tanggap kewaspadaan Covid 19 sebesar Rp10 milyar rupiah. Namun setelah melakukan rapat terbatas melalui video conference dengan seluruh jajaran Pemerintah Kecamatan dan Nagari se Kabupaten Agam, akhirnya anggaran ditambah menjadi Rp12 milyar.

Rapat Jumat malam (27/3) dengan pemanfaatan teknologi informasi tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Martias Wanto. Melalui arahan Bupati Agam, Indra Catri, rapat terfokus pada tiga poin.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Pertama Operasi Pasar ke seluruh wilayah sampai ke daerah pelosok. Kedua, penggunaan anggaran dana nagari atau dana desa, untuk biaya operasional penanggulangan Covid 12. Serta himbauan kebijakan yang telah diedarkan Pemerintah Kabupaten Agam kepada seluruh masyarakat.

“Kami kembali melakukan revisi penganggaran penanggulangan, kewaspadaan dan kesiap-siagaan Covid 19. Setelah rapat melalui video conference, Jumat malam (27/3), diikuti seluruh opd dan seluruh jajaran. Dapat kami simpulkan untuk memenuhi segala kebutuhan penanganan itu, harus ada penambahan anggaran sebesar Rp2 Milyar. Sebelumnya Rp10 Milyar sehingga menjadi Rp12 milyar,” ungkap Setda Kabupaten Agam, Martias Wanto, Sabtu (28/3).

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Kondisi saat ini sangat urgen dan waspasa sekali. Kebijakan ini pun berdasarkan arahan Pemerintah Pusat terkait kebijakan pemanfaatan anggaran, diprioritaskan untuk penanganan pencegahan penyebaran Covid 19.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Kita sangat berharap, semua pihak hingga sampai pemerintahan nagari dan jorong, dapat membantu serius dalam pencegahan penyebaran virus berbahaya ini. Dengan segala kebijakan yang telah disosialisasikan sebelumnya. Dan kita terus berusaha sekuat tenaga. Serta berdoa, semoga kita di Kabupaten Agam, tidak ada warga kita terkena dampak penyebaran atau ancaman Covid 19 ini,” pungkasnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB