Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Pemkab Agam Siapkan 20 Ton Garam Konsumsi Untuk Masyarakat

Ilustrasi
Dibaca : 162

Lubuk Basung, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Agam secara bertahap mulai mempersiapkan bahan pangan untuk masyarakat, terkait dampak tanggap darurat Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19. Langkah awal ini, Bupati Agam telah mengintruksikan penyediaan garam siap konsumsi sebanyak 20 ton.

“Ya, sesuai arahan Bapak Bupati Agam, Indra Catri, kita akan membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat terkait pemberlakuan warga tetap di rumah. Hal itu sebagai upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid 19. Dampak itu jelas, warga tidak dapat memenuhi kebutuhannya karena tidak dapat bekerja. Dan kondisi paling dirasakan nantinya pasti rakyat kecil,” ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Martias Wanto, Sabtu siang (28/3).

Garam merupakan salah satu kebutuhan pokok yang cukup penting. Sama halnya dengan cabe, minyak goreng, gas dan beras. Jika ini naik harganya, akan berdampak pula kepada harga kebutuhan pokok lainnya.

Agar harga tetap stabil pada pedagang, penyediaan kebutuhan pokok berupa Operasi Pasar penting dilakukan. Agar pengendalian harga dapat dilakukan dan membuat pedagang nakal ciut berbuat sewena-wena pada masyarakat banyak. Terutama saat menghadapi musibah Covid 19 serta menjelang bulan suci Ramadhan ini.

“Sesuai arahan Bapak Bupati, sembako dari operasi pasar yang akan dilakukan itu harus langsung sampai ke tangan masyarakat. Langsung diantar ke rumah warga. Dalam hal ini, pendistribusian dilakukan pemerintahan nagari melalui arahan Pemerintah Kecamatan,” terangnya.

Sementara itu, Asisten II Bupati Agam, Yosefriawan menambahkan, untuk kebutuhan beras sudah dicadangkan dalam gudang Bulog. Dan diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan tanggap darurat Covid 19.

“Kita tetap meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tawakal. Tidak perlu resah dan cemas, karena akan pasti ada solusi menghadapi musibah ini. Kabupaten Agam sebagai daerah surplus beras dan sayuran, telah menyiapkan berbagai paket kebijakan pangan, termasuk operasi pasar khusus,” pungkasnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top