Pemkab Agam Replanting Sawait Seluas 800 Hektar

Penulis -

Minggu, 29 September 2019 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Dinas Pertanian Agam menargetkan penanaman kembali (replanting) kelapa sawit tahun ini seluas 800 hektare. Sebelum replanting, Pemkab Agam mengingatkan tidak ada pembakaran lahan/hutan. 

Menurut Kepala Dinas Pertanian Agam, Isman Imran, selama ini masyarakat setelah membersihkan lahan lebih cenderung melakukan pembakaran, tanpa mengetahui dampak yang ditimbulkan baik kepada manusia maupun tanaman lainnya.

“Padahal sisa pembersihan lahan bisa dijadikan kompos dan dapat dijadikan sebagai pupuk untuk tanaman selanjutnya,” ujarnya dilansir Prokabar dari MC Agam, Minggu (29/9).

Dikatakan, jika dilakukan pembakaran kabut asap akan tebal di udara. Sehingga dapat menghalang sinar matahari dan mempengaruhi fotosintesis, karena tanaman membutuhkan cahaya matahari untuk tumbuh lebih baik. Apalagi Agam sebagai salah satu daerah memperoduksi berbagai pertanian yang membutuhkan banyak sinar matahari.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Untuk itu dikatakan Isman Imran, Agam sangat perlu penanganan asap secara serius. Tidak hanya menyangkut persoalan manusia tapi juga komoditi pertanian, karena 43 persen pertanian berkontribusi terhadap pendapatan domestik regional bruto Agam.

“Untuk replanting kelapa sawit nanti, kita mengharapkan masyarakat tidak melakukan pembakaran. Pembakaran memang mempercepat proses pengerjaan, tapi efeknya sangat buruk kepada manusia dan tanaman,” imbuhnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Lebih jauh Isman Imran mengatakan, replanting dilaksanakan tergantung kesepakatan antara Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), perbankan, Dinas Pertanian Agam dan petani.

“Perkebunan sawit yang akan direplanting diusulkan seluas 2.440 hektar, dengan target tahun ini 800 hektar. Namun yang selesai rekomtek baru 172 hektar,” sebutnya.

Disebutkan, apabila dalam waktu dekat keputusan BPDPKS keluar, akan dilaksanakan penandatangan kerjasama dan langsung dilakukan pengerjaan. Sebab pihaknya sudah mulai mengumpulkan data dari beberapa kelompok tani di daerah itu.

Terkait hal ini, Hari Purnama dari PT. AMP Plantation Agam, mengatakan, untuk replanting kelapa sawit tidak harus melakukan pembakaran. Sebab di perusahaannya sudah 2.400 hektar mereplanting tidak satupun sawit yang dibakar.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Diperusahaan kita replanting sudah ada SOP manajemennya yaitu, zero burning atau tidak melakukan pembakaran. Upaya lain yang kita lakukan adalah secara chipping atau cincang,” jelasnya.

Hari mengatakan, pihak perusahaan selalu mensosialisasikan hal ini kepada pekerja di lapangan, supaya tidak melanggar aturan yang sudah ditetapkan. Bahkan di kawasan perkebunan dipasang papan pemberitahuan dilarang melakukan pembakaran. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB