Pemkab Agam Jamin Ketersediaan Stok Beras Hingga Akhir Tahun

Penulis -

Selasa, 3 September 2019 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar — Dinas Pertanian Kabupaten Agam memastikan stok beras di Kabupaten Agam hingga Desember 2019 mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Agam Isman Imran, mengatakan, hingga Desember 2019, diproyeksikan produksi beras sebesar 55.647 ton dengan luas tanam 19.749 hektare.

“Hal ini dapat dilihat dari luas tanam padi dari empat bulan yang lalu dan diperkirakan tidak hanya cukup untuk petani,” ujar Isman Imran dilansir dari MC Agam, Selasa (3/9).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Dijelaskan, pada bulan Oktober luas tanam 7.105 hektare, menghasilkan beras 20 ton, November luas tanam 5.947 hektare menghasilkan 16,757 ton dan bulan Desember dengan luas 6.697 hektare menghasilkan beras sebanyak 18.870.

Jumlah produksi beras sebanyak itu, juga diproyeksikan mengalami surplus beras sampai akhir tahun ini. Sehingga, menurut Isman, terjadinya inflasi juga tidak berpengaruh besar bagi masyarakat karena ketersediaan pangan secara garis besar cukup terpenuhi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Namun kita tetap ingatkan kepada masyarakat bahwa gaya hidup juga sangat mempengaruhi terjadinya inflasi. Untuk itu yang tidak perlu jangan dibeli,” kata Isman.

Selain beras, Isman juga memastikan ketersediaan bahan pokok lainnya seperti bawang dan cabai sejak Januari-Agustus 2019 mengalami kenaikan produksi dan luas panen.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Tercatat bawang merah dari hasil panen 557,7 ton pada bulan Januari menjadi 465,6 ton pada bulan Agustus dan diperkirakan hingga November mencapai 858 ton.

Sementara itu, pada komoditi cabe besar dari 963,2 ton bulan Januari, menjadi 1,606 ton pada bulan Agustus dan diperkirakan pada November mencapai naik dua kali lipat, yakni sebesar 2,069 ton. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB