Pemkab Agam Anggarkan 10 Milyar Terkait Penanganan Covid 19

Penulis -

Jumat, 27 Maret 2020 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lubuk Basung, Prokabar — Pemerintah Kabupaten Agam telah menganggarkan 10 milyar terkait penanganan kewaspadaan dan pencegahaan Covid 19. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Martias Wanto kepada Prokabar.com, usai melaksanakan Video Converence bersama Bupati Agam, Indra Catri dengan seluruh OPD, Forkopimda dan walinagari se Kabupaten Agam.

“Ya, sesuai dengan kebijakan, himbauan dan kewajiban masyarakat bertahan di rumah yang telah kita sampaikan. Ini akan berdampak pada perekonomian kita. Dan untuk itu, tentu ada beberapa hal yang kita lakukan tanggap daruratnya,” terangnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Setda Kabupaten Agam melanjutkan, Pemda Agam akan coba bantu orang tua murid yang hari ini atau seorang pelajar atau mahasiswa kuliah di luar, tidak bisa pulang dalam kehidupan susah. Akan dilakukan rumusan penanggulangan atau penangananya berupa membantu biaya hidup selama bulan april dan mei.

“Selain itu, dari sisi tenaga medis kita baik itu peralatan Alat Pelindung Diri di rumah sakit, hari ini kita kembangkan lagi tambahan dua ruangan isolasi. Dan itu juga butuh peralatan dan itu kita siapkan gerak cepat saja penyiapannya,” tuturnya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Peralatan seperti termometer, APD, sarung tangan dan masker memang sangat sulit ditemukan saat ini. Dan kondisi ini memang merata dan sangat jadi keprihatinan hampir di seluruh daerah di Indonesia saat ini.

“Nah untuk itu, sesuai arahan dengan pimpinan kemaren, kita telah menganggarkan lebih dari 10 milyar untuk tanggap darurat covid 19 ini. Karena saat ini, alhamdulillah regulasinya sudah dimudahkan pemerintah pusat,” ujarnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Untuk Kecamatan atau Nagari yang telah mengikuti himbauan tetap di rumah, agar Walinagari dan jajaran untuk bisa membantu sembako atau kebutuhan pokok warganya.

“Walinagari dan jajaran harus mengantarkan langsung kebutuhan pokok masyarakatnya yang sudah mengindahkan himbauan kita. Dan kebijakan ini hendaknya akan segera terealisasi secepatnya,” pungkas Martias Wanto. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB