Pasaman, Prokabar — Proses pemilu serentak telah usai. Di Pasaman situasi aman, nyaman dan terkendali. Tidak ada riak atau gangguan lainnya atas perolehan suara. Baik perolehan suara di tingkat DPRD Pasaman, Provinsi Sumatera Barat, DPD Sumatera Barat, DPR RI maupun calon presiden dan wakilnya.
Terimakasih masyarakat Pasaman dan pihak TNI-Polri, kata Ketua KPU Pasaman, Rodi Andermi, Rabu (22/5). Untuk partisipasi aktif dalam proses Pemilu serentak 17 April kemarin. Serta untuk rasa keamanan dan kenyamanan yang diciptakan dalam proses pesta demokrasi hingga berjalan sukses tanpa kendala berarti di Pasaman saiyo.
Meski begitu, kata Rodi, dalam waktu dekat, masih ada tugas masyarakat Pasaman yang harus dilakukan. Yakni memberikan hak suaranya pada proses pemilihan kepala daerah Pasaman dan Gubernur Sumatera Barat.
“Informasinya, Pilkada ini bakal berlangsung akhir 2020. Tidak lama lagi. Tentunya kami berharap, partisipasi masyarakat di Pasaman masih tinggi, seperti saat ini. Ini semua demi Pasaman dan Sumatera Barat ke depannya,” kata Rodi.
Di sisi lain, di tengah masyarakat, nama calon-calon kepala daerah khusus Pasaman mulai diapungkan pemerhati Pasaman di tengah lajunya pemerintahan, hingga sudut-sudut kota. Salah satunya yang diharapkan masyarakat Pasaman, ialah Benny Utama. Mantan bupati sebelumnya.
“Pasaman sedang sakit. Serapan anggaran terus menerus rendah tahun ke tahun. APBD terkuras. Prestasi anjlok. Kami rasa mengutarakan harapan, sah-sah saja, demi Pasaman untuk kembali membaik. Apapun sikapnya bapak pembangunan, Benny Utama nantinya, itu ada di tangan beliau. Setidaknya harapan kami telah diutarakan,” kata Andi bersama sekelompok pemerhati Pasaman, di tengah Kota Lubuk Sikaping, Rabu (22/5) malam (Ola)
















