Pemerintah Setujui Bantuan Rehabilitasi Rumah Korban Tsunami Banten Diberikan Tunai

Penulis -

Senin, 18 Februari 2019 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banten, Prokabar — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong agar perbaikan atau rehabilitasi rumah untuk korban tsunami di Pandeglang, Banten, bisa segera dilaksanakan. Ia meminta kepada Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) agar urusan rumah ini diselesaikan dulu.

“Ada 800-an rumah yang di sini belum selesai,” kata Presiden usai menghadiri kegiatan  Peningkatan Kesiapsiagaan Masyarakat Melalui Taruna Siaga Bencana (Tagana) Masuk Sekolah dan Kampung Siaga Bencana, di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Senin (18/2) .

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Menurut Presiden, masalah pembangunan rumah untuk korban bencana ini diselesaikan pemerintah satu persatu. Setelah berkonsentrasi di Nusa Tenggara Barat (NTB), Palu (Sulawesi Tengah), sekarang ke Banten.

“Di sini ada 800-an rumah yang tadi sudah diputuskan dengan Bu Bupati, dengan Pak Gubernur, dengan Pak Kepala BNPB untuk diberikan dalam bentuk uang saja, sehingga mereka bisa cepat mengerjakan di lapangan, ya, dan saya sudah setuju tadi,” ujar Presiden.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Dalam kesempatan itu, Presiden  mengapresiasi dimulainya kegiatan pendidikan kebencanaan. Ia menyebutkan, yang paling penting segera dimulai dan ini telah dimulai.

“Tadi kita tes anak yang sudah, saya kira nangkapnya cepat dan bisa mempraktikkan, yang di sini juga, tadi yang kita ajak tadi di sana juga,” ungkap Presiden seraya menambahkan, pendidikan kebencanaan seperti ini diharapkan juga dilakukan, terutama di daerah-daerah yang rawan bencana.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Ini akan dilakukan di semua provinsi yang rawan bencana, diutamakan/diprioritaskan yang rawan bencana,” tegas Presiden.

Presiden juga menyampaikan, sesuai informasi dari Kepala Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika, saat ini telah terpasang radar pemantau tsunami di Serang. Nantinya, jelas Presiden, akan dilanjutkan dengan dua lagi di tempat yang lain, pada Maret mendatang. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB