Pemerintah Pusat Pangkas Dana Jempersal, Ini Kata Dinkes Pessel

Penulis -

Jumat, 10 Mei 2019 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Tahun ini anggaran atau dana Jaminan Persalinan (Jampersal) bagi ibu hamil di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), dipangkas.

Anggaran Jampersal ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat.

Kepala Dinas Kesehatan Pessel, Satria Wibawa mengatakan, pada tahun 2018 kembaren anggaran Jampersal mencapai Rp3 miliar, namun tahun ini menyusut menjadi Rp1,8 miliar.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Apa alasannya dipangkas kami pun juga tidak tau, yang jelas bagi masyarakat banyak mengajukan dana Jampersal ini, bahkan dengan anggaran miliaran itu pada bulan Agustus sudah habis,” ujarnya kepada Prokabar.com baru-baru ini di ruangan kerjanya.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Ia menambahkan, padahal program Jampersal, sangat membantu masyarakat dalam proses persalinan. Ibu melahirkan dengan beresiko tinggi serta warga yang tidak mampu, namun tidak terdaftar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Anggaran Rp1,8 miliar yang diberikan pemerintah pusat itu sebenarnya tidak cukup, karena permintaan masyarakat sangat banyak,” ungkapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Untuk itu, pihaknya terpaksa menggunakan dana sebesar itu untuk melayani masyarakat agar program tersebut bisa berjalan baik.

“Bagi masyarakat yang tidak terdaftar BPJS bisa menggunakan Jampersal. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir semuanya gratis,” tutupnya,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB