Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Pemerintah Pusat Gelontorkan DAK Rp52 Miliar untuk Pariaman

Dibaca : 273

Pariaman, Prokabar — Tahun 2020, Pemerintah Pusat menggelontorkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Reguler kepada Pemerintah Kota Pariman sekitar Rp52 miliar lebih.

DAK tersebut terdiri dari DAK Pendidikan sekitar Rp 11,7 miliar, DAK Kesehatan dan Keluarga Berencana (KB) sekitar Rp 26,1 miliar, DAK Air Minum sekitar Rp 3,7 miliar, DAK Sanitasi sekitar Rp 2,3 miliar, DAK Pelayanan Permukiman sekitar Rp 2,2 miliar dan DAK Jalan sekitar Rp 5,8 miliar.

Untuk DAK Pendidikan digunakan untuk PAUD sekitar Rp 259,4 juta, SD sekitar Rp 8,5 miliar, SMP sekitar Rp 1,7 miliar, dan SKB sekitar Rp 1,2 miliar. Untuk DAK Kesehatan dan KB digunakan untuk Pelayanan Dasar sekitar Rp 11,7 miliar, Pelayanan Rujukan sekitar Rp 15,04 miliar, Pelayanan Kefarmasian sekitar Rp 751,4 juta, dan KB sekitar Rp 1,2 miliar.

Menurut Wali Kota Pariaman Genius Umar, bahwa DAK merupakan salah satu kewajiban pemerintah pusat kepada daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi fiskal.

DAK memiliki karakteristik tersendiri dibandingkan dengan dana perimbangan lainnya, yaitu karakteristik specific grants, artinya dana transfer DAK memiliki tujuan khusus yang digunakan untuk mendanai kegiatan yang menjadi prioritas nasional dan menjadi urusan daerah.

Genius mengatakan, dengan DAK ini, maka banyak manfaat yang didapatkan Pemerintah Kota Pariaman. Penggunaan DAK ini nanti akan membawa multiplier effect dan juga peningkatan ekonomi masyarakat.

“DAK ini sangat membantu daerah dalam mewujudkan tugas kepemerintahan di bidang tertentu, khususnya dalam upaya pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana pelayanan dasar masyarakat yang selaras dengan prioritas nasional,”ungkap Walikota Genius, dilansir dari MC Pariaman, Jumat (24/7).

Genius menyebut, sejumlah fasilitas yang sudah dibangun menggunakan DAK adalah Pasar Pariaman, Water Front City dan Talao Pauh, yang banyak memberi manfaat untuk masyarakat Kota Pariaman, dan menjadi ikon baru bagi peningkatan kunjungan wisatawan ke Kota Pariaman.

Dengan masih rendahnya PAD (pendapatan Asli Daerah) yang kita punya, DAK ini menjadi tumpuan dari porsi APBD kita untuk Kota Pariaman. Karena itu, semoga dengan komunikasi yang terjalin baik selama ini dengan Pemerintah Pusat, kita dapat terus mendapatkan DAK fisik ini, selain menggenjot peningkatan PAD yang kita punya,” pungkas Genius. (*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top