Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Pemerintah Nagari Dan KSB Duo Koto Bersihkan Bangkai Ikan Mati Diserang Tubo

Dibaca : 147

Tanjung Raya, Prokabar— Berkisar 30 Ton ikan keramba jaring apung (KJA) di Jorong Tanjuang Batuang, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, mati diserang tubo belerang, Rabu (5/2). Menanggapi bencana tersebut Pemerintah Nagari Duo Koto beserta Kelompok Siaga Bencana (KSB) dan masyarakat setempat melakukan aksi cepat membersihkan bangkai ikan yang bertebaran di sekitar permukaan.

Walinagari Duo Koto, Joni Safri mengatakan bencana tetaplah bencana dan harus cepat ditanggapi untuk penanggulangannya. Khusus untuk bencana kematian ikan KJA, harus cepat tanggap mengeksekusi bangkai ikan yang bertebaran di dalam KJA maupun yang sudah bertebaran di hamparan Danau Maninjau. Pada saat itu, ikan sudah banyak menepi karena berada di teluk.

“Beberapa minggu ini, terjadi Angin Kencang di Tanjung Raya. Angin ribut tersebut membuat danau beriak kencang dan membuat gaduh tubo belerang dari dasar danau naik ke permukaan. Akibatnya, meracuni ikan di KJA,” ungkap Walinagari Duo Koto, Joni Jafri kepada Prokabar.com, Rabu (5/2).

Joni mewakili Pemerintahan Duo Koto ikut prihatin atas bencana tersebut. Karena kerugian materil pemilik KJA mencapai ratusan juta rupiah setiap orangnya.

“Kami atas nama Pemerintahan Nagari Duo Koto, sangat dan ikut prihatin atas bencana kematian mendadak ikan KJA. Semoga tidak banyak lagi ikan yang mati di sini,” ujarnya.

Sekitar 30 ton ikan tersebut berasal dari 986 petak KJA yang ada di sekitar wilayah Objek Wisata Linggai. Ikan yang mati terkena tubo belerang pada umumnya adalah ikan berukuran 4 ekor atau 3 ekor ikan dengan berat 1 kg (berat 7 one). Sementara jumlah pemilik atau pengelola keramba bekisar 46 orang.

“Kami menghimbau kepada masyarakat, mari kita bersihkan lingkungan kita supaya tidak terjadi pencemaran lingkungan. Kepada petani KJA apa bila ada ikan Mati jangan dibuang ke danau. Diharapkan untuk membuang ke tepian dan dikuburkan di satu titik,” pungkasnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top