Pemerintah Kecam Pemberian Award Dewan Kota Oxford Kepada Tokoh OPM

Penulis -

Kamis, 18 Juli 2019 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokbar — Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengecam keras pemberian award oleh Dewan Kota Oxford, Inggris, kepada tokoh Organisasi Papua Merdeka (OPM), beberapa waktu lalu.

“Pemberian award kepada orang tersebut menunjukkan ketidakpahaman Dewan Kota Oxford terhadap sepak terjang orang tersebut dan kondisi Provinsi Papua dan Papua Barat yg sebenarnya… termasuk pembangunan dan kemajuannya,” bunyi pernyataan resmi Kemlu RI sebagaimana dilansir dari portal www.kemlu.go.id, Kamis (18/7).

Ditegaskan Kemlu RI, posisi Indonesia terhadap gerakan separatisme akan tetap tegas… kita tidak akan mundur satu senti pun untuk tegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga :  ‎Dony Oskaria dan Dasco Bahas Buyback Saham BUMN di Tengah Tekanan Pasar Global

“Indonesia menghargai sikap tegas Pemerintah Inggris yang konsisten dalam mendukung penuh kedaulatan dan integritas Negara Kesatuan Republik Indonesia dan karenanya sikap Dewan Kota Oxford tidak punya makna apapun,” tegas pernyataan tersebut.

Sementara itu Kementerian Luar Negeri Inggris dalam pernyataan medianya sebagaimana dimuat dalam portal www.gov.uk, Selasa (16/7) menegaskan, Inggris dan Indonesia memiliki hubungan yang erat, dengan banyak kepentingan dan nilai-nilai yang sama.

Baca Juga :  Ditemani Maruarar Sirait, Bos Danantara Dony Oskaria Pastikan Hunian Warga Senen Layak Huni

“Kami bekerja sama dalam mengatasi beberapa tantangan seperti terorisme dan pemanasan global, serta berhubungan erat dalam G20,” bunyi pernyataan tersebut.

Menurut pernyataan media itu, Inggris merupakan salah satu investor terbesar di negara ini. Pada April 2012, Perdana Menteri Inggris mengumumkan komitmen untuk menggandakan nilai perdagangan (baik barang dan jasa) sebesar 4,4 miliar poundsterling pada tahun 2015.

“Kami bekerja sama dengan badan-badan lokal dan internasional untuk mengatasi tantangan global termasuk hak asasi manusia dan demokrasi, keamanan regional, kesejahteraan dan perubahan iklim,” bunyi pernyataan media itu.

Baca Juga :  ‎Dony Oskaria dan Dasco Bahas Buyback Saham BUMN di Tengah Tekanan Pasar Global

Selain itu, menurut pernyataan media Kemlu Inggris yang bersumber dari Kedutaan Besar Inggris di Jakarta itu, pihaknya juga menyediakan bantuan, pelayanan, dan saran praktis kepada warga negara Inggris yang sedang mengunjungi atau tinggal di Indonesia.

“Kami juga mengurus aplikasi visa bagi mereka yang ingin memasuki Inggris baik untuk wisata, belajar, menetap atau bekerja,” pungkas pernyataan itu. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditemani Maruarar Sirait, Bos Danantara Dony Oskaria Pastikan Hunian Warga Senen Layak Huni
‎Dony Oskaria dan Dasco Bahas Buyback Saham BUMN di Tengah Tekanan Pasar Global
Wamendiktisaintek Apresiasi Nindya Karya, Sekolah Garuda Jadi Prioritas
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya sebagai Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Presiden Pecat Kepala BGN dan Dua Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang Naik Jadi Kepala yang Baru
Rahmat Saleh Dorong Gerakan Makan Ikan Masuk Masjid dan Lembaga Pendidikan
Kolaborasi Inklusif Tab Space dan JNE Warnai Eksibisi Panasonic Art with Heart 2026
Sinergi JNE dan TIKI Sambut Idul Adha 1447 H: Tebar 30 Ekor Sapi Kurban hingga Hadirkan Beragam Promo Menarik

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:09 WIB

Ditemani Maruarar Sirait, Bos Danantara Dony Oskaria Pastikan Hunian Warga Senen Layak Huni

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:31 WIB

‎Dony Oskaria dan Dasco Bahas Buyback Saham BUMN di Tengah Tekanan Pasar Global

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:40 WIB

Wamendiktisaintek Apresiasi Nindya Karya, Sekolah Garuda Jadi Prioritas

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya sebagai Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:29 WIB

Presiden Pecat Kepala BGN dan Dua Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang Naik Jadi Kepala yang Baru

Berita Terbaru

Bola

Pembukaan DCL 2026 Digelar Secara Serentak Pada 8 Zona

Kamis, 11 Jun 2026 - 17:44 WIB