Pemerintah Dan UNICEF Akan Dirikan 450 Tenda Kelas Darurat di Sulteng

Penulis -

Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

?

?

Jakarta, Prokabar — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama UNICEF, serta para mitra berencana mendirikan  450 tenda yang memenuhi standar mutu UNICEF sebagai ruang kelas sementara di tempat-tempat terdampak gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menyampaikan, untuk kondisi sekarang baru didirikan 18 tenda, karena tenda yang dimiliki Kemendikbud semua sudah di pasang di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), sehingga itu sisanya.

“Kalau memesan tenda baru ada prosedur yang harus dipenuhi, yaitu harus melalui lelang, sehingga memerlukan waktu yang cukup lama,” kata Mendikbud saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (15/10).

Untuk itu menurutnya, saat ke Sulteng, dia telah mengumpulkan semua kepala sekolah dan komite sekolah, yang diimbau untuk membangun kelas sendiri secara swasembada dengan menggunakan material yang ada di sana, termasuk bekas puing-puing yang  bisa digunakan, kemudian Kemendikbud membantu terpal untuk atap, dan juga uang untuk pemasangan yaitu Rp30 juta. “Kita alokasikan dana sebanyak Rp3 milyar, dan hari ini terpal sudah mulai dikirim dari Surabaya,” paparnya.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Disebutkan, Kemendikbud merasa terbantu oleh UNICEF untuk mempercepat penyelenggaraan  pembelajaran di kelas-kelas sementara di wilayah terdampak. “Hari ini, Selasa, UNICEF mengumumkan kedatangan tahap pertama seberat 30 ton bantuan pendidikan untuk situasi darurat, termasuk 65 tenda untuk ruang kelas sementara, dari lokasi suplai di Dubai,” kata Muhadjir.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Bantuan tersebut diberikan sebagai dukungan UNICEF terhadap upaya tanggap bencana Sulawesi Tengah yang dilakukan oleh Kemendikbud.

Menurut data dari Dinas-Dinas setempat, terdapat 1.149 sekolah dan 164.651 peserta didik, mulai dari pendidikan usia dini sampai menengah di empat kota/kabupaten di Sulteng yang terdampak langsung bencana. Banyak sekolah di wilayah tersebut yang masih tutup. Penilaian situasi pun masih berjalan, sehingga angka-angka tersebut masih dapat berubah.

Dengan adanya bantuan dari UNICEF ini, mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama bisa dibangun sekolah-sekolah darurat. Sementara untuk mengatasi kondisi yang sangat darurat ini, pihaknya sudah minta kepada sekolah-sekolah agar anak-anak di gabung dulu dengan sekolah yang tidak terdampak.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

“Jadi tenda dan kelas darurat ini, sangat sementara sifatnya sambil menunggu pembangunan sekolah semi permanen yang akan dilakukan oleh Kementerian PUPR. Jadi sekali lagi apa yang dilakukan Kemendikbud ini sebetulnya sifatnya sangat darurat, dan sekolah semi permanen  akan dibangun oleh Kementerian PUPR, sebelum dibangun sekolah permanen, itulah tahapannya,” tandasnya.

Sementara itu, Perwakilan UNICEF Indonesia Debora Comini menambahkan, UNICEF bekerja sama dengan Kemendikbud untuk memulihkan pelayanan pendidikan di area-area terdampak.

“Kita tahu, bahwa pendidikan adalah alat pemulihan penting dalam situasi darurat seperti ini. Saat anak-anak bersekolah dapat dirawat, dipastikan keberadaannya, dan dilindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB