Pemerintah Bantu Dua Sumur Bor Di Boyolali

Penulis -

Minggu, 6 Oktober 2019 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menyerahkan dua buah sumur bor untuk daerah sulit air di Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, dilansir dari situs resmi Kementerian ESDM, Minggu (06/10).

Unit tersebut merupakan program yang masuk tahun anggaran 2019 di wilayah Kabupaten Boyolali sebanyak empat unit dari yang direncanakan.

Sumur bor tersebut di Kabupaten Boyolali hingga tahun 2019 telah berhasil dibangun 11 unit sumur bor, tersebar di 7 kecamatan dan 10 desa/kelurahan, dengan kapasitas produksi air bersih mencapai 608 ribu m3 per tahun, dapat memenuhi kebutuhan air bersih untuk sekitar 27 ribu jiwa penduduk.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Jumlah sumur bor di Kabupaten Boyolali tahun 2019 ini direncanakan sebanyak empat unit dan hingga saat ini sudah selesai dibangun sebanyak dua unit dan diserahkan pada hari ini yaitu terletak di Desa Tanjung dan Desa Blumbang, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali,” terang Sekretaris Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi, M. Halim Sari Wardana.

“Kami harapkan agar bantuan ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik, sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat di sekitar sumur bor pada khususnya,” lanjut Halim.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sementara itu Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra Boyolali, Totok menyampaikan rasa terima kasihnya atas pembangunan sumur bor di daerah sulit air di Kabupaten Boyolali tersebut.

“Terima kasih kepada KESDM yang telah membantu pembangunan sumur bor yang sangat tepat dibangun di musim kemarau ini, semoga bisa dilestarikan oleh masyarakat. Kemarau yang panjang menyebabkan 6 kecamatan dan 21 desa di Boyolali mengalami kekeringan. Kami harapkan bantuan sumur bor tahun depan bisa diperbanyak ,” ungkap Totok.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Salah satu tugas dan fungsi Badan Geologi, Kementerian ESDM di bidang air tanah adalah melaksanakan pelayanan kepada masyarakat, yaitu penyediaan sarana air bersih melalui pengeboran air tanah dalam di daerah sulit air di seluruh wilayah Indonesia. Target di tahun 2019, KESDM akan membangun 650 unit sumur bor di wilayah sulit air yang tersebar di 33 provinsi. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB