Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Pemegang Kartu JKN-KIS Pasaman Ingin Naik Kelas Pelayanan? Ini Caranya

Dibaca : 249

Pasaman, Prokabar — Masyarakat pemegang kartu JKN-KIS khususnya di Pasaman, dihimbau agar lebih arif dalam pemanfaatannya. Jika tidak, jangan terkejut jika ada tarif tambahan saat berobat di luar kelas perawatan sesuai hak pengguna yang ada di JKN-KIS.

“Sebenarya aturan ini sudah lama adanya dan disosialisasikan oleh pemerintah. Apakah itu kepada pemegang kartu maupun kepada pihak rumah sakit atau lembaga yang terlibat di dalamnya. Hanya saja, perlu juga kita tekankan pada masyarakat Pasaman tentang aturan main pembiayaan JKN-KIS saat lompat pagar ke fasilitas yang lebih tinggi,” kata Direktur RSUD Lubuk Sikaping, Yong Marzuhaili, Senin (24/7).

Dikatakan Yong, sesuai aturan Mentri Kesehatan nomor 6 tahun 2018 tentang standar tarif pelayanan JKN-KIS, pasien pemegang kartu bakal dikenakan penyesuaian tarif jika naik kelas perawatan. Misalnya, pemegang kartu berada di kelas 3 dan mau naik ke kelas 2 untuk perawatan dan obatnya, perlu terlebih dulu berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Sebab, pasti ada selisih biaya yang nantinya dikenakan kepada pasien.

“Ini berlaku untuk semua kelas yg lompat pagar ke kelas yang lebih tinggi, apakah itu kelas 2 ke kelas 1, atau kelas 1 ke kelas VIP. Kita harapkan masyarakat yang dirawat di RSUD Lubuk Sikaping dan pemegang kartu JKS-KIS agar mengambil sesuai haknya. Sehingga tidak terjadi selisih biaya. Atau hal-hal yang tidak diinginkan,” tutup Yong. (Ola)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top