Pemda Pessel Mesti Buat Perda LGBT, Ini Kata MUI

Penulis -

Jumat, 16 November 2018 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menghawatirkan kelompok LGBT di Sumatera Barat khususnya di Negeri Berjuluk Sejuta Pesona.

Wakil Ketua MUI Pessel, Afrizal mengatakan, pemerintah daerah harus bersungguh-sungguh untuk mengungkap persoalan penyimpangan itu, jika perlu Pemda Pessel segera membuat Perdanya.

Menurutnya, MUI Kabupaten Pessel juga akan mensuport untuk membantu pemerintah dan pihak-pihak terkait, karena MUI bertanggung jawab juga untuk memberikan proses penyuluhan.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

“Dalam jangka dekat ini, kami akan turun ke bawah (Turba) ke masyarakat dan sejumlah sekolah, untuk memberi tau bahwa prilaku menyimpang ini melanggar hukum agam,” ujarnya.

Menurutnya, LGBT ini ini bukan permasalahan yang sederhana, tetapi ini merupakan suatu kehancuran karakteristik generasi.

“Oleh karena itu adanya persoalan tersebut harus ada tindak lanjut kesepakatan dari keseluruhan instansi, pasalnya ini bukan persoalan lokal namun ini menjadi persoalan fenomenal,” ujarnya lagi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Kami akan segera memberikan penyuluhan, karena dalam rapat kami telah membicarakan persoalan ini,” ulasnya.

Dalam hal ini, Kepala Kesbangpol Pessel, Rinaldi mengatakan, pihaknya sudah membicarakan soal kasus LGBT ini dengan pihak-pihak terkait di lingkungan Pemda.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Kami akan secepatnya turun kebawah untuk mencari dimana titik kumpul LGBT ini, hanya saja menunggu pihak Satpol-PP pulang dari luar daerah,” ujarnya.

Kasat Pol-PP sekarang sedang diluar daerah, rapat dengan seluruh kabupaten membicarakan LGBT ini.

Saat ditanya, apakah Pemda sudah membuat Perda, ia menjawab belum ada sama sekali, kalau lebih lanjutnya coba tanya ke Satpol-PP, tutupnya.(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB