Pembukaan Asian Para Games Tidak Kalah Dengan Asian Games 2018

Penulis -

Jumat, 7 September 2018 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar — Indonesia Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC) selaku penyelenggara Asian Para Games III Tahun 2018, yang akan digelar di Jakarta dan Bogor, 6-13 Oktober mendatang, menjanjikan akan menyajikan upacara pembukaan yang tidak kalah menariknya dengan pembukaan Asian Games 2018, 18 Agustus 2018 lalu.

“Insyaallah nanti pembukaan Asian Para Games itu tidak kalah menarik dari Asian Games, walaupun bentuknya berbeda. Kalau Asian Games itu lebih banyak pagelaran, nyanyian gitu,  kalau di Asian Para Games nanti lebih banyak gelaran,” kata Ketua INAPGOC, Raja Sapta Oktohari, kepada wartawan usai Rapat Terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (7/9).

Menurut Raja Okto, perbedaan bentuk pembukaan itu karena misinya berbeda. Kalau di Asian Games Indonesia menampilkan kemewahan dari Indonesia, tambah Ketua INAPGOC, kalau di Asian Para Games yang ditampilkan kemanusiaan dari Indonesia. Tapi ia memastikan, tetap dalam bungkusan yang sama.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Secara keseluruhan, jelas Ketua INAPGOC itu, pihaknya sudah siap menerima para tamu yang akan akan hadir dalam Asian Para Games III ini.

Mereka terdiri atas  kurang lebih 5.000 atlet dan official, dan 1.100 di antaranya menggunakan kursi roda, 8.000 volunteers, 5.000 pekerja lapangan, serta 800 media dari nasional maupun internasional.

Mengenai tiket bagi penyandang disabilitas yang diharapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk digratiskan, Ketua INAPGOC Raja Oktohari mengatakan, yang pasti tiket gratis bagi penyandang disabilitas.

“Jadi komunitas-komunitasnya itu nanti yang akan mendaftar kemudian masuk ke venue-venue secara gratis. Tapi yang tidak disabilitas tentu harus menyesuaikan dengan yang sudah ditetapkan oleh INAPGOC,” tegas Raja Okto.

Baca Juga :  Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar

Sementara itu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang mendampingi Ketua INAPGOC Raja Oktohari mengatakan,  Presiden betul-betul menginginkan suasana kegembiraan seluruh warga bangsa Indonesia di Asian Games kemarin dilanjutkan ke Asian Para Games ini.

Presiden, lanjut Menpora, meminta agar panitia pelaksana lebih memaksimalkan dalam rangka penyambutan tamu-tamu negara, sehingga para duta-duta olahraga disabilitas dari negara Asia ini yang berjumlah kurang lebih 42 negara lebih gembira, lebih semangat, lebih nyaman, dan mereka tentu akan termotivasi untuk bisa bertanding di Asian Para Games ini.

Menurut Menpora, Asian Para Games pada  6-13 Oktober, digelar di Gelora Bung Karno Jakarta untuk venue pertandingan, juga ada JIExpo Kemayoran, Sirkuit Sentul di Bogor, dan Wisma Atlet untuk akomodasi para atlet disabilitas.

Mengenai target prestasi, Menpora berharap bisa naik dari sebelumnya. Ia menyebutkan, di Asian Para Games Incheon 2014 kita di peringkat 9.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Untuk itu, Menpora menargetkan Indonesia bisa naik ke 7 besar, dengan kurang lebih perolehan medali emas 16-19 medali emas dari 18 cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Semua persiapan sudah dilaksanakan, dan Bapak Presiden betul-betul concern untuk melihat bahwa Pelatnas harus dilihat secara detail, seluruh kebutuhan atlet harus dipenuhi, alat-alat latih dan alat tanding juga dipenuhi. Dan itu sudah kami laksanakan dengan baik,” terang Menpora.

Demikian pula soal bonus, menurut Menpora, Presiden betul-betul concern terhadap rencana pemberian bonus yang setara dengan atlet Asian Games.

“Jadi penyamarataan betul-betul harus dilaksanakan, sehingga jumlah bonus termasuk bonus-bonus yang lain juga akan diberikan secara sama dengan atlet Asian Games,” ucapnya. (*/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
Futsal Porprov Sumbar 2026; Tanah Datar dan Padang Pariaman Pastikan Tiket 8 Besar
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026
Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Turunkan 627 Atlet dan Oficial, KONI Tanah Datar Bidik Posisi Tiga Besar Porprov XVI 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 20:22 WIB

Porprov XVI 2026; Tim Tenis Meja Beregu Putra dan Putri Kompak Sumbangkan Perunggu untuk Tanah Datar

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB