Pembersihan Akses Jalan Dilakukan, Ancaman Banjir Bandang Masih Tetap Ada

Penulis -

Jumat, 17 Januari 2020 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Dinas Pekerjaan Umum Tanah Datar mulai melakukan pembersihan terhadap material banjir bandang yang melanda Jorong Tanjuang Sawah Nagari Padang Laweh malalo kecamatan Batipuh Selatan Tanah Datar, Jumat (17/1).

Dinas PU setidaknya mengerahkan dua unit alat berat untuk mengangkat batu dan lumpur yang menutupi jalan provinsi Padang Panjang-Solok via Malalo itu.

Kapolres Padang Panjang AKBP Sugeng Hariadi mengatakan, jika pembersihan akses jalan merupakan priorits penanganan awal. Pasalnya, jalan ini menghubungkan dua nagari, Nagari Guguak Malalo dengan Nagari Padang Laweh.

“Kita saat ini prioritaskan dulu pembersihan jalan. Karena ini akses warga. Biar jalan normal dulu. Setelah itu, kita akan lanjut ke penanganan berikutnya berkordinasi dengan BPBD,” ucap Kapolres.

Sugeng juga mengatakan, sampai saat ini belum bisa memastikan penyebab dari banjir bandang ini. Meski demikian, nantinya akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut secara bersama sama.

Saat ini, petugas dari BPBD dan TNI/Polri lebih memfokuskan pada rehabilitasi daerah terdampak bencana dengan berkordinasi dengan pemerintah kabupaten Tanah Datar.

“Kita belum bisa menentukan penyebabnya. Yang kita khawatirkan saat ini, di hulu masih ada air yang menumpuk dan terhambat oleh bebatuan. Jika batu penahannya lepas, maka banjir akan terjadi lagi.,” tutup Kapolres.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI
Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari
Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027
Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir
Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup
Merasa Dilecehkan Kadis, Staf Disparporabud Pasaman Lapor Polisi
Hasil 32 Besar Piala Dunia 2026; Kalah Adu Penalti dari Paraguay, Jerman Angkat Koper
Si Jago Merah Mengamuk Dua Unit Rumah Warga Lubuk Sikaping Tinggal Abu

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:35 WIB

Rektor UIN Bukittinggi Prof. Silfia Hanani : ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Menag RI

Senin, 28 September 2026 - 09:52 WIB

Hujan Abu Vulkanik Gunung Merapi Guyur Bukittinggi dan Agam pada Malam Hari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemko Padang Wajibkan Warga Pilah Sampah Rumah Tangga Mulai 2027

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sungai Tumayo Kembali Meluap, Ratusan Rumah Warga Terancam Banjir

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:48 WIB

Polda Sumbar Gelar Turnamen Mobile Legends, Jadi Ajang Atlet Esports Menuju Kapolri Cup

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB