Pembangunan Rumah Relokasi Terpadu Pasca Galodo Dimulai

Penulis -

Jumat, 13 September 2024 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Pembangunan hunian tetap (huntap) atau rumah relokasi terpadu bagi korban bencana banjir bandang, banjir lahar dingin dan longsor di Ladang Laweh Jorong Rambatan Kecamatan Rambatan dimulai.

Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Sumatera Barat didampingi Bupati Tanah Datar, Ketua TP-PKK Provinsi Sumatera Barat Ny. Harneli Mahyeldi dan Kabupaten Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, perwakilan BP2P Sumatera III, jajaran Forkopimda Tanah Datar dan lainnya pada Kamis (12/9/2024).

Bupati Tanah Datar Eka Putra menjelaskan dalam relokasi terpadu tersebut akan dibangun rumah untuk korban bencana sebanyak 60 unit di atas lahan seluas 3,8 Ha.

“Di lokasi ini akan dibangun 60 unit rumah untuk korban bencana alam yang terjadi 11 Mei lalu, ini program relokasi terpadu. Ada juga program relokasi mandiri yang lokasinya disiapkan kaumnya menyebar di seluruh kabupaten Tanah Datar, ini juga sudah disiapkan dananya,” kata Bupati.

Baca Juga :  Rugi Ratusan Juta Korban Kebakaran Pasaman Dibantu Pemkab

Bupati menegaskan pembangunan rumah relokasi tersebut adalah bukti nyata koordinasi dan kerja sama dari seluruh lapisan pemangku kepentingan mulai dari bawah hingga ke tingkat pusat.

“Ini (pembangunan) adalah bentuk koordinasi dan kerjasama yang baik dari seluruh lapisan, semua terlibat mulai dari korban ke jorong, ke nagari, kecamatan, kabupten lalu ke Pemerintah Provinsi hingga Pemerintah Pusat, sehingga dapat terlaksana hari ini peletakan batu pertama pembangunan rumah relokasi ini,” ujarnya.

Selain pembangunan rumah relokasi, kata Bupati, dalam upaya penanganan pasca bencana, pemerintah juga telah dan akan melaksanakan banyak pembangunan lainnya diantaranya pembangunan EWS, Sabo dam, pelaksanaan normalisasi sawah terdampak dan juga telah menerima berbagai bantuan lainnya.

Baca Juga :  Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Diserahkan Wabup Dharmasraya Ke Masjid Nurul Huda Nagari Sungai Kambut

Hal senada juga disampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah. Ia berharap rumah dan lahan juga seluruh fasilitas yang disediakan dapat dimanfaatkan warga relokasi dengan baik.

“Inilah komitmen pemerintah, baik itu Presiden, Pemerintah Provinsi hingga kabupaten. Jika ada warga yang terkena musibah maka akan diatasi baik ketika kejadian maupun setelah bencana. Ini bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah dari pusat sampai ke daerah. Bapak/ibu tidak pernah ditinggalkan,” katanya.

“Selain rumah, ada banyak fasilitas yang disiapkan. Saya lihat ada musholla, ada juga balai warga, tambah juga nanti taman, disana tempat berkumpul bersilahturahmi warga disini. Ada juga lahan pertanian seluas 20 Ha. Manfaatkan ini. Bikin kelompok tani. Mungkin juga nanti bisa salah satu warga disini menjadi koordinator BBI ini. Jadikan ini pusat pembibitan untuk nanti ditebar ke berbagai daerah di Sumatera Barat,” tambah Gubernur.

Baca Juga :  Pemko Padang Raih Opini WTP ke-13 dari BPK, WTP Berturut-turut ke-12 Kalinya

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sumatera III diwakili Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Sumatera Barat Toni Hermanto menyebut pembangunan rumah relokasi akan dilaksanakan selama 134 hari kerja.

Di kesempatan yang sama, tokoh masyarakat Nagari Rambatan Samsinir Dt. Alam Gumanti menyambut baik pembangunan rumah relokasi tersebut.

“Kami merasakan penanganan bencana ini sangat berjalan dengan baik, unsur masyarakat diajak bekerja sama. Dengan adanya berbagai upaya penanganan termasuk pembaungan relokasi ini masyarakat merasa tenang dan nyaman. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat berjalan baik,” harapnya.

Bersamaan dengan kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan berupa peralatan rumah tangga dari istri Bupati juga bantuan dari Baznas Tanah Datar kepada ahli waris korban terdampak bencana banjir bandang. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rahmat Saleh: Laporan IKM terhadap Abu Janda Harus Diproses hingga Tuntas
Pemkot Padang Mantapkan Langkah Menuju Kota Gastronomi UNESCO Lewat Ubud Food Festival 2026
Tanah Kongsi Bersolek Jadi Pusat Kuliner Heritage
Wakil Wali Kota Maigus Nasir Resmi Buka MTQN ke-42 Tingkat Kecamatan Padang
Buruan Pesan..! Sebanyak 13 Ribu Tempat Duduk KA Lokal Libur Panjang Idul Adha di Sumbar Masih Tersedia
Pemkab Dharmasraya Raih WTP Murni Atas LKDP Tahun 2025 Dari BPK-RI
Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Diserahkan Wabup Dharmasraya Ke Masjid Nurul Huda Nagari Sungai Kambut
Rugi Ratusan Juta Korban Kebakaran Pasaman Dibantu Pemkab

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:00 WIB

Rahmat Saleh: Laporan IKM terhadap Abu Janda Harus Diproses hingga Tuntas

Sabtu, 30 Mei 2026 - 20:24 WIB

Pemkot Padang Mantapkan Langkah Menuju Kota Gastronomi UNESCO Lewat Ubud Food Festival 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:56 WIB

Tanah Kongsi Bersolek Jadi Pusat Kuliner Heritage

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:56 WIB

Buruan Pesan..! Sebanyak 13 Ribu Tempat Duduk KA Lokal Libur Panjang Idul Adha di Sumbar Masih Tersedia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:43 WIB

Pemkab Dharmasraya Raih WTP Murni Atas LKDP Tahun 2025 Dari BPK-RI

Berita Terbaru

Peninjauan ke kawasan Pasar Tanah Kongsi.

Daerah

Tanah Kongsi Bersolek Jadi Pusat Kuliner Heritage

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:56 WIB