Pembangunan Poliklinik RSUD M Hanafiah Batusangkar Terancam Terbengkalai

Penulis -

Rabu, 9 Januari 2019 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Pembangunan poliklinik RSUD Hanafiah terhenti pengerjaannya. Kondisi saat ini, tidak ada lagi para pekerja bangunan dari rekanan, dan kondisi ini telah berlansung sejak akhir Desember 2018 lalu.

Dari informasi yang diperoleh prokabar.com dari beberapa pekerja proyek beberapa waktu lalu, jika mereka tidak lagi mengerjakan proyek poliklinik tersebut. Para pekerja juga lebih memilih untuk kembali ke kampung halaman mereka masing-masing.

“Kami balik ke Jawa karena memang tidak ada lagi yang mau dikerjakan. Pembangunan terhenti, dan kami sudah 15 hari menunggu kepulangan,” ucap salah seorang pekerja proyek.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Sementara itu, PPK dari proyek tersebut mengakui jika pembangunan poliklinik telah terhenti pengerjaannya. PPK berdalih, dihentikan pengerjaan poliklinik berlantai empat ini karena progres pengerjaan dari rekanan atau pemenang tender yang rendah.

“Putus kontrak karena progres pekerjaan rendah dan sangat jauh dari yang seharusnya, jadi pekerjaan tidak mugkin bisa diselesaikan sampai batas waktu,” ujar Antos saat dihubungi melalui pesan Whatsapp.

Menanggapi adanya ancaman keterbengkalaian terhadap bangunan tersebut dan ketiadaan anggaran untuk kelanjutan pembangunan, disikapi jika dana tersebut tidak dicairkan karena alasan waktu pengerjaan yang molor.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Bukan ditarik, tapi dana DAK tahap 3 tersebut tidak diluncurkan karena progresnya sangat rendah. Sebaiknya datang aja ke sini karena susah menyampaikannya lewat WA (whatsapp),” tulisnya kepada prokabar.com.

Sementara itu, Kejaksaan Negeri Tanah Datar sebagai Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) saat dimintai keterangan mengaku jika telah maksimal mengawal pembangunan poliklinik tersebut. Kejaksaan juga sudah melakukan inspeksi mendadak ke lokasi proyek yang mana juga sempat terhenti beberapa waktu pada tahun lalu.

“TP4D sudah maksimal mengawal dan kajari juga pernah sidak kesana,” ucap M Fatria.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Sebelumnya, pembangunan poliklinik yang digadang-gadangkan sebagai bangunan termegah di Luhak Nan Tuo. Proyek ini juga sebagai proyek “kejar tayang” yang semestinya rampung hingga 31 Desember 2018 lalu. Namun hasil akhirnya, proyek tersebut terbengkalai.

Pada peletakan batu pertama oleh Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmizi pada Juli 2018, juga disebutkan jika pembanguan gedung poliklinik ini menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp33 Miliar. Peruntukan dana tersebut termasuk diantaranya untuk pembangunan gedung poliklinik, masterplan gedung, dan pengadaan alat kesehatan.(eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB