Peluang Jadi PNS Kecil, Wapres Jusuf Kalla Anjurkan Mahasiswa untuk Berwirausaha

Penulis -

Selasa, 3 September 2019 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Wakil Presiden Jusuf Kalla mengingatkan kepada para mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan inovasi mereka di bidang usaha daripada menyimpan keinginan untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Wapres mengatakan kesempatan bekerja di pemerintahan saat ini semakin kecil khususnya untuk tenaga administrasi karena pemerintah lebih membutuhkan tenaga berkeahlian.

“Kita (pemerintah) akan mengurangi lebih banyak kepada sektor administrasi, karena perubahan teknologi dan zaman. Oleh karena itu maka yang terbuka dan menjadi harapan ke depan ialah meningkatkan inovasi entrepreneurship,” kata Wapres saat menghadiri penyerahan Minang Entrepreneurship Award di Universitas Negeri Padang, Selasa.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

JK menyebutkan berdasarkan pengamatannya, sedikitnya 70 persen mahasiswa pada 10 sampai 20 tahun lalu ingin bekerja sebagai PNS ketika lulus. Namun berdasarkan data penelitian, jumlah lulusan mahasiswa dan lowongan kerja sebagai PNS sangat berbanding terbalik.

Baca Juga :  ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Jumlah lulusan sarjana setiap tahunnya mencapai hampir 900 ribu orang, sementara penerimaan PNS setiap tahun tidak lebih dari 50.000 orang, tambahnya.

“Itu berarti kurang lebih di bawah 2 persen yang dapat diterima. Oleh karena itu maka harapan yang terbuka ada di dua bidang, profesi dan usaha, itu terbuka 100 persen untuk anda semua,” kata Wapres di hadapan mahasiswa UNP.

Selain itu, upaya Pemerintah untuk meminimalkan penerimaan pegawai di bidang administrasi juga membuat kesempatan lulusan baru sarjana harus meningkatkan keahlian diri mereka. Pemerintah saat ini lebih mementingkan penerimaan PNS untuk produktif, kata Wapres.

Baca Juga :  Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

“Kita juga ingin merampingkan birokrasi nasional kita, akan kita perbanyak sektor-sektor produktif, sektor-sektor seperti guru, tenaga kesehatan, peneliti, juga tentu dengan tenaga-tenaga yang ada hubungannya dengan sektor riil tentu kita akan tambah,” ujarnya. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo
ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia
Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI
Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok
Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut
Jelang Muktamar Muhammadiyah, 10 PWM Sepakati Risalah Bukitinggi
Rahmat Saleh Dorong Keterbukaan Tata Niaga Impor Gula
ADPI Sukses Launching IADP melalui Technical Guidance Book Chapter Writing – Springer.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Indonesia Cetak Sejarah, Juara Perdana FIFA ASEAN Cup 2026 di Hadapan Presiden Prabowo

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:39 WIB

ADPI Lakukan Kunjungan Persahabatan ke Faculty of Education, Universiti Kebangsaan Malaysia

Rabu, 30 September 2026 - 17:37 WIB

Perkuat Ekosistem Digital Aviasi, IAS Hadirkan Layanan Airport Assistance Joumpa di wondr by BNI

Rabu, 23 September 2026 - 10:46 WIB

Rahmat Saleh Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Korban Galodo di Solok

Selasa, 22 September 2026 - 12:04 WIB

Calon Ketua Umum DPP AMPI Zigo Rolanda Perkuat Silaturahmi dengan Kader Sumut

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB