Pelayanan Buruk, Dewan Bakal Panggil Pihak RSUD M. Zein

Penulis -

Rabu, 13 Februari 2019 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pessel, Prokabar – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), bakal memanggil pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) M. Zein Painan terkait buruknya kualitas pelayanan.

“Memang banyak keluhan masyarakat tentang pelayanan kesehatan di sana,” kata Ketua Komisi IV Bidang Kesehatan, Sosial, Agama dan Pendidikan DPRD Pesisir Selatan Marwan Annas pada Prokabar.com di Painan, Rabu (13/2).

Menurutnya, hal ini jauh perbedaan antara manajemen yang lama dengan yang ada saat ini.

Lanjut ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Pessel itu mengatakan, penurunan dapat dilihat dari berbagai pengaduan dari masyarakat dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Seperti diberitakan sebelimnya,
Kalau masalah oksigen. Oksigen itu tidak kurang. Sekarang RSUD agak turun pelayanannya dibandingkan manajemen sebelumnya.

Dan lebih parahnya lagi, soal kosongnya dokter spesialis jantung,” nah ini yang menjadi tanda tanya besar bagi kami nanti, sebab dokter spesialis ini sangat perlu dihadirkan, karena masyarakat Pessel tentu lebih banyak mengdindap penyakit mematikan itu,” ujarnya.

Pihaknya RSUD M. Zein sama sekali tidak pernah koordinasi dengan Komisi IV, seyogiyanya Kabid atau Kasi itu memang ahli di bindangnya.

Memang, kini banyak keluhan masyarakat terhadap pelayanan. Orang yang meninggal itu memang akibat pelayanan yang lalai, ungkapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

“Masalah dokter jantung. Dulu memang ada. Kalau pihak RSUD M. Zein berupaya menghubungi Kemenkes tentu hal itu tidak lah sulit. Kita (Dewan) tentu siapkan lobi dengan dia (Kemenkes),” ulasnya.

Manajemen yang dulu, dokter jantungnya itu bisa bertahan. Tapi sekarang hanya bertahan selama enam bulan. Dan manajemen kini tidak ada upaya untuk mencarinya.

Nanti kalau lima tahun tidak ada dokter jantung, kita takut BPJS akan memutus kerjasama dengan pihak RSUD M. Zein sendiri.

Ia mencontoh, dulu di RSUD Pratama Tapan, Dirutnya Sutarman juga seperti itu. Kerjasama dengan BPJS tidak ada. Artinya RSUD Pratama itu sudah sama dengan Puskesmas.

Baca Juga :  Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

“Apalagi kini RSUD Pratama Tapan itu tengah bermasalah hukum. Kami di Dewan juga mengupayakan BPJS itu gratis. Kami berupaya daerah terpencil bisa tersentuh layanan kesehatan. Kami akan panggil juga Sutarman nanti.”

“Tadi dia (Sutarman) sudah saya telpon. BLUD harusnya bisa menyediakan dokter jantung sendiri, tak perlu harus menunggu dari Pemda. Secapnya akan kita panggil. Itu sesuai jadwal dari hearing Dewan. Kalau kini kita panggil alasannya banyak,” tutupnya,(min)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB