Pelatihan Penanganan Bencana untuk Kelompok Masyarakat di Tanah Datar

Penulis -

Kamis, 15 Agustus 2024 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar- Bencana yang memiliki sifat tidak bisa diprediksi dan datang dengan tiba-tiba. Bencana bisa berdampak pada siapa saja dan bisa menimbulkan korban yang cukup besar apabila tidak ditanggapi secara serius.

Menimalisir banyaknya korban, Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (Basarnas) melalui SAR Padang menggelar simulasi penanganan korban di Tanah Datar, Kamis (15/8/2024). Simulasi diikuti oleh kelompok masyarakat dari empat nagari, Sungai Jambu, Lima Kaum, Parambahan dana Rambatan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Agus Haryono, Deputi Bina Potensi Badan Nasional Pencarian Pertolongan BASARNAS menyebutkan sebagaimana amanat UU nomor 29 tahun 2014 tentang pencarian pertolongan maupun UU tentang bencana alam dinyatakan bahwa penyelamatan dan evakuasi korban adalah salah satu tahapan penting.

” Basarnas dengan pihak pihak terkait bersama sama berkolaborasi bagaimana kita mampu melakukan penanganan bencana dengan baik,” ucap Agus Haryono.

Ia melanjutkan, tak kalah penting dalam penanganan bencana perlu penguatan dalam program pencegahan dan mitigasi penanggulangan bencana.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

” Ini adalah tahapan yang sangat penting bagi kita semua agar masyarakat kita bersiap untuk selamat saat mengalami kondisi darurat akibat kecelakaan ataupun bencana alam. Seperti kita ketahui, bencana alam sulit untuk diduga dan pengalaman kami bencana besar terjadi saat malam hari, dinihari dan hari libur,” lanjutnya.

Sumatera Barat, khususnya Tanah Datar merupakan salah satu kawasan rawan bencana. Terlebih beberapa waktu lalu terjadi banjir lahar dingin yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan kerugian materil terhadap masyarakat.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

” Untuk itu perlu peningkatan kewaspadaan bagi masyarakat kita agar tahu apa yang harus dilakukan saat terjadi kondisi darurat akibat bencana, sambil menunggu bantuan datang. ” sebutnya

Harapannya, dengan adanya pelatihan terhadap kelompok masyarakat, kedepannya mampu menimalisir jatuhnya korban jiwa jika sewaktu waktu bencana melanda. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB