Padang, Prokabar – Setelah 3 hari menimba ilmu tentang pelatihan digital marketing, 30 anggota pelatihan digital marketing yang digagas Dinas Perdagangan Kota Padang bekerjasama dengan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) resmi berakhir, Kamis sore (10/3).
Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Padang Afrialdi Masbiran yang menutup secara resmi kegiatan tersebut berpesan kepada pelaku usaha yang baru saja mendapatkan pelatihan untuk mulai menerapkan ilmu dan pengetahuan yang didapat selama mengikuti pelatihan. Dirinya yakin apabila hal tersebut dilakukan secara bersungguh-sungguh maka apa yang akan dicita-citakan bisa diraih.
Afrialdi Masbiran juga inginkan, dengan pelatihan yang telah diikuti para pelaku usaha tujuan yang diinginkan Pemerintah Kota Padang khususnya Dinas Perdagangan bisa direalisasikan, mulai dari peningkatan penjualan yang berujung pada peningkatan omset yang nantinya menguntungkan pelaku usaha sendiri.
Mewakili Kepala Dinas Perdagangan, Afrialdi Masbiran mengucapkan ribuan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kementerian Perdagangan RI dalam hal ini Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) yang telah memberikan semua ilmu marketingnya yang sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM yang ada di Kota Padang. Dirinya berharap kegiatan seperti ini tidak sekali ini saja dilakukan, namun menjadi agenda rutin tahunan.
Widia, salah seorang pengrajin batik yang mendapatkan pelatihan digital marketing makin percaya diri untuk membesarkan usahanya. Biasanya Widia hanya berjualan batik dengan gaya konvensional, namun setelah mendapat pelatihan, dirinya yakin usaha batik yang ia rintis beberapa tahun terakhir akan tumbuh dan besar.
Dirinya juga akui, teknik berjualan dengan cara digital jauh lebih mudah apabila dibandingkan dengan cara konvensional seperti yang ia lakukan saat ini. Wanita yang tinggal di kawasan Pauh ini percaya setelah pelatihan ini, dirinya akan lebih fokus berjualan dengan cara milenial yang paling banyak digemari saat ini.
Sementara itu Elang Yudhantoro dari BB PPEI selaku narasumber menyebut, pelatihan digital marketing semakin diperlukan, apalagi setelah masa pandemi. Pasalnya, pembatasan aktivitas dan pertemuan orang di ruang offline menjadikan kegiatan bisnis banyak beralih ke online.
“Bahkan untuk melakukan ekspor juga dilakukan di dunia maya. Makanya wirausahawan harus beralih ke digital marketing untuk pemasaran dan penjualan,” ujarnya.
Beberapa yang harus dikuasai setiap pelaku usaha dalam digital marketing adalah menentukan target pasar, bisa memahami kebutuhan dan keinginan konsumen, menggunakan konten yang berkualitas dalam beriklan, menggunakan media pemasaran yang tepat. (vky)
















