Pelanggar Protkes Mulai Berkurang di Tanah Datar

Penulis -

Kamis, 3 Desember 2020 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tanah Datar, Prokabar. Para pelaku usaha di Tanah Datar mulai sadar untuk menerapkan protokol kesehatan saat beraktifitas jual beli. Hal ini tak terlepas dari penegakan perda Provinsi Sumbar Nomor 6 tahun 2020 yang intens dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja setempat.

Jika biasanya tim Tim Gakkum Terpadu menemukan puluhan puluhan pelanggar, namun beberapa hari terakhir, pelanggar ditemukan sudah mulai berkurang.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran seperti di BRI unit Sungayang, depan klinik RS Ali Hanafiah, Minimarket di Nagari Minang, dan Kantor Camat Sungayang, petugas tim hanya menemukan 19 pelanggar protokol kesehatan.

“Jumlah pelanggar yang tidak memakai masker dalam dua hari razia hanya sebanyak 10l9 orang,” ujar Elfiardi, Kasi Penindakan Perda Satpol PP Tanah Datar, Kamis (3/12).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Tim yang terdiri dari Satpol PP, Polres, Kodim, dan Dishub juga menyasar rumah makan perhentian bus dan truk di sepanjang Danau Singkarak-Ombilin. Kemudian kawasan RS Ali Hanafiah sampai ke kawasan Kecamatan Sungayang.

“Meski jauh berkurang pelanggar, namun masih ditemukan sejumlah pelanggaran yang dilakukan pelaku usaha seperti membiarkan karyawannya tidak memakai masker, tempat cuci tangan tidak tersedia ataupun tersedia tapi susah diakses, tidak membuat media informasi didepan tempat usaha serta membiarkan pelanggan duduk berdesak-desakan tanpa membuat tanda physical distancing,” terang Elfiardi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Kepada pelaku usaha itu, diberi peringatan dan petunjuk apa yang harus dilengkapi sesuai protokol kesehatan. Sedangkan kepada pelanggar personal diberikan sanksi kerja sosial. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB