Peduli Anak, Walikota Padang Kembali Raih Penghargaan dari Menteri PPPA

Penulis -

Kamis, 13 Juli 2023 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Komitmen yang tinggi serta berkelanjutan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Padang terhadap anak, Walikita Padang kembali mendapat penghargaan dari pemerintah pusat.

Penghargaan tersebut akan diberikan langsung oleh Menteri Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Indonesia pada Sabtu 22 Juli 2023 mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak, Eri Sendjaya menyebutkan prestasi ini merupakan yang telah berulang diperoleh oleh Pemko Padang.

Hal ini membuktikan Pemerintah Kota Padang serius dan tidak setengah hati dalam mengurus permasalahan anak di ibu kota provinsi ini.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Eri juga menambahkan, Kota Padang di bawah kepemimpinan Hendri Septa sangat banyak inovasi yang dilahirkan dalam pemenuhan dan perlindungan hak-hak anak.

Beberapa inovasi yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Padang dalam perlindungan anak dan perempuan tersebut mulai dari program walikota cilik, pemberian bantuan terhadap anak disabilitas, pembentukan forum anak di tingkat kecamatan hingga ke tingkat kelurahan dan yang saat ini digencarkan oleh Pemko Padang dibawah kepemimpinan Hendri Septa dan Ekos Albar adalah membetuk tim percepatan pencegahan stunting yang saat ini menjadi isu nasional hingga berkolaborasi dengan aparat penegak hukum dalam mengusut kasus-kasus kekerasan terhadap anak.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Kepastian Pemerintah Kota Padang mendapat penghargaan penerima kota layak anak ini adalah dengan telah diterimanya undangan pelaksanaan acara oleh Pemerintah Kota Padang.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Penghargaan ini diterima Pemko Padang karena telah melalui beberapa tahapan penilaian mekanisme evaluasi mandiri, verifikasi administrasi, sampai ke tahap pembuktian verifikasi langsung ke lapangan.

Untuk proses penilaian sendiri melibatkan kementrian lembaga terkait, pakar anak, perguruan tinggi dan mendengarkan suara anak atau aspirasi anak terhadap pemenuhan hak anak dan perlindungan kasus anak di Kota Padang. (Fky)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB