Pedagang: Harga Cabai Rawit Naik di Pasaman, Nikmati Saja

Penulis -

Senin, 11 Januari 2021 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Harga cabai rawit kian pedas di Pasaman, pekan ini harga cabai rawit tembus Rp70 ribu per kilogramnya. Harga ini teramat pedas untuk kategori kenaikan harga cabai rawit.

Pantaun Prokabar.com, kondisi kenaikan harga cabai rawit ini sudah sekitar sepekan terakhir. Meski harganya teramat pedas, cabai di pasaran tetap laris manis.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Mau apa lagi, kalau naik pun kita sebagai ibu rumah tangga karena kebutuhan ya harus membeli juga untuk campuran gulai di rumah. Pandai-pandai kita saja sebagai ibu rumah tangga memutar isi dompet dapur biar pas,” kata Yuli, salah seorang ibu rumah tangga yang berbelanja di Pasar Lama Lubuk Sikaping, Senin (11/1).

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Di sisi lain, harga cabai rawit berbanding terbalik dengan harga cabai merah keriting. Harga cabai merah sudah mulai turun. Sebelumnya tembus Rp80 ribu per kilo, sekarang sudah turun menjadi Rp50 ribu per kilo.

Penyebab kenaikan cabai rawit ini tidak diketahui penyebabnya oleh para pedagang. Salah seorang pedagang sayur, Meri mengaku heran dengan kenaikan harga cabai rawit yang sangat drastis ini.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Naik turun cabai kalau bagi kami pedagang sudah biasa. Kadang ya naiknya melambung tinggi, kadang turunnya pun sampai guling-guling petani cabai dibuat harga yang anjlok. Jadi sudah biasa, kalau langka itu baru bahaya,” kata Meri. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB