Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Pedagang Bendera Dadakan Bermunculan di Padang, Semarak HUT RI Mulai Terasa

Dibaca : 224

Padang, Prokabar — Menjelang perayaan HUT RI ke-74, pedagang musiman yang menjual pernak-pernik khas hari kemerdekaan pun bermunculan. Beberapa pedagang terlihat menjajakan atribut perayaan HUT RI di beberapa titik Kota Padang, mulai dari bendera merah putih beragam ukuran, hingga umbul-umbul berwarna warni serta marawa yang dipajang untuk menarik calon pembeli.

Harga yang ditawarkan pun beragam, yakni antara Rp 30.000 hingga ratusan ribu rupiah.
“Tergantung sama benderanya atau umbul-umbulnya, per satuan bisa dijual Rp
30.000 hingga Rp.40.000. Umbul-umbul yang biasanya ditaruh di pagar dan gedung mulai Rp 90.000 per meter,”kata Ibrahim, seorang pedagang bendera di kawasan Imam Bonjol,Rabu (31/7).

Ibrahim mengakui, ia memanfaatkan momen menjelang HUT RI ini dalam mencari penghasilan tambahan sekaligus ikut menyemarakkan perayaan HUT RI.

“Saya juga ingin menyemarakan HUT RI tentunya, sekaligus mengahragai jasa para pahlawan yang mengorbankan nyawa mereka untuk mengibarkan sangsaka merah putih ini,”tambahnya.

Untuk pendapatan, kata Ibrahim, sepeluh hari menjelang hari H, ramai diburu pembeli. Pembeli biasanya memanfaatkan untuk pajangan dirumah hingga kantoran dan hotel.

“Bendera rumahan yang paling di cari pembeli, dan penghasilan kita tiap tahunnya naik turun dan tidak menentu, kalau tahun kemaren kita memperoleh sekiat 3 juta rupiah, belum keluar biaya operasional selama berdagang,”ujarnya.

Ia mengakui, dagangganya sudah mulai dicari warga dan  permintaan akan bendera dan umbul-umbul sudah meningkat.

Dalam memenuhi kebutuhan pelenggan, Ibrahim dibantu seorang temannya untuk mempermudah kerjanya.

Selain itu, keberadaan pedagang bendera di sudut sudut Kota Padang menjadi daya tarik tersendiri bagi warga dan pengendara yang melintas disekitar dagannya. Kenapa tidak, warna bendera merah putih dengan berbagai ukuran itu menghiasi sudut  dan menyemarakaan sekaligus membangkitkan rasa nasionalisme warga. (gas)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top