PDAM Padang Salurkan 39 Ekor Hewan Kurban Untuk Masyarakat

Penulis -

Kamis, 8 Agustus 2019 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar —Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang kembali berbagi hewan kurban dengan masyarakat sekitar intake. Sebanyak 39 hewan kurban dari 140 karyawan diserahkan ke masyarakat, Kamis (08/08).

Penyerahan secara simbolis hewan kurban PDAM tersebut dilakukan Walikota Padang Mahyeldi didampingi Wakil Walikoya Padang Hendri Septa dan Direktur Utama PDAM Hendra Pebrizal, serta jajaran Direksi dan Dewan Pengawas PDAM Padang.

Wako Mahyeldi menyebut, meskipun mengatasnamakan perusahaan, namun hewan kurban yang diserahkan merupakan amal pribadi dari para karyawan. Amal itu memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya warga di sekitar sumber-sumber air yang dikelola PDAM.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

“Hewan yang dikurbankan atas nama PDAM sangat bermanfaat bagi masyarakat di sekitar intake, di sisi lain amalan pribadi pun mengalir bagi karyawan PDAM yang telah berkurban”, kata Wako.

Wako juga menilai semangat menyalurkan kurban di daerah intake yang ditunjukkan karyawan PDAM merupakan suatu bentuk kekompakan dan pengabdian mengelola sumber air yang dimanfaatkan orang banyak. Ia berharap kekompakan itu terus terjaga diiringi dengan peningkatan kinerja seluruh karyawan.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kekompakan harus selalu terjaga dalam bekerja diiringi dengan peningkatan kinerja,” tegas pemimpin yang akrab disapa Buya itu.

Lebih lanjut, Buya Mahyeldi kembali menekankan, sebagai perusahaan daerah yang sedang berbenah menuju kota internasional, PDAM harus sudah memproduksi air bersih siap minum. Tidak hanya memproduksi air bersih untuk mandi dan cuci.

“Sesuai namanya, PDAM harus memproduksi air minum, bukan sekadar air bersih saja,” tukas Mahhyeldi.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Sementara itu, Dirut PDAM Hendra Pebrizal mengatakan, pada Idul Adha tahun ini, jumlah karyawan yang berkurban meningkat. Jika dulu kurang dari 100 orang, sekarang 140 orang yang berkurban. Jumlah hewan kurban 39 ekor terdiri dari 27 ekor sapi dan 12 ekor kambing.

“Hewan kurban didistribusikan ke daerah sekitar intake, mulai dari Gadut, Latung, Lubuk Minturun, Guo Kuranji, Gunung Pangilun sampai ke Bungus,” ujarnya. (rel/hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB