PBM Tatap Muka Segera dimulai, Guru SMP Se Kota Padang Panjang Jalani Tes Swab

Penulis -

Senin, 10 Agustus 2020 - 14:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Panjang, Prokabar – Terkategori sebagai zona hijau, Kota Padang Panjang bersiap menggelar pembelajaran tatap muka untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Rencananta, PBM tatap muka akan dimulai pada kamis depan, (13/8).

Agar PBM berjalan dengan baik tanpa ada kekhawatiran terhadap Pandemi Corona, para guru SMP diminta menjalankan test swab. Test swab terhadap guru-guru SMP dipusatkan di SMPN 1 dan SMPN 5.

Kadis Pendidikan Kota Padang Panjang M. Ali Thabrani menyampaikan, Kota Padang Panjang mempersiapkan diri untuk pelajaran tatap muka karena ketentuan dari Kementerian yang telah mengizinkannya bagi zona hijau dan kuning.

Baca Juga :  Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Terkait swab yang dijalankan guru SMP tersebut, kata Kadis M. Ali Thabrani, merupakan saran dari Walikota H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano yang ditindak lanjuti oleh pihaknya.

Wako Fadly menyarankan Test Swab untuk guru, kepala sekolah dan pegawai sekolah. “Beliau menyarankan semua guru melakukan test swab sebelum tatap muka dan itu telah kita tindak-lanjuti,” katanya.

Bila test Swab itu negatif, lanjut M . Ali Thabrani, Guru tersebut bisa menjalankan pembelajaran tatap muka, Kamis 13 Agustus mendatang. Bagi guru yang positif corona akan diisolasi.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sementara, saat pembelajaran, murid dibagi dua dalam satu kelas. “Misalnya kelompok A hadir Senin, kelompok B hadir hari Selasa, berganti hari, jadi di hari Selasa kelompok A tidak hadir,” ungkap Kadis.

Kepada para guru, Kadis M. Ali Thabrani mengapresiasi telah mau menjalankan test swab. “Test swab ini tidak perlu kita cemaskan, test ini dilakukan secara profesional oleh para Nakes Dinas Kesehatan Kota. Pengalaman saya sendiri, ketika di swab itu tidak ada masalah,” katanya.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Padang Panjang Rita Yanti, S.Pd, menyampaikan, dukungan atas test swab itu. “Dengan adanya test swab ini tentu kita akan percaya diri dalam melaksanakan tatap muka tersebut,” katanya.

SMPN 1 juga menerapkan protokol kesehatan di Sekolah itu. “Kita sudah persiapkan thermogun, tempat cuci tangan dari bahan daur ulang, seperti dispenser yang tidak berguna kita manfaatkan, kots mewajibkan seluruh anak memakai masker,” pungkas Kepsek Rita Yanti. (eym)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB