Payakumbuh Literary Festival Digelar, Apa Itu?

Penulis -

Minggu, 11 November 2018 - 11:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, Prokabar – Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia bekerjasama dengan Komunitas Seni Intro, Dinas Kebudayaan Sumbar dan Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga Payakumbuh, bakal menggelar Payakumbuh Literary Festival (PLF), Selasa (13/11). Apa itu?

Direktur PLF Iyut Fitra menyebut, acara ini, merupakan aksi nyata dalam platfon Indonesiana untuk menumbuhkembangkan minat baca dan gerakan literary di Ranah Minang.

“Acara kita mulai tanggal 13 sampai 16 November,” kata Iyut Fitra, kepada Prokabar Minggu (11/11) di Komunitas Seni Intro, Padang Tangah, Koto Nan Ampek, Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Tidak tanggung tanggunh, Festival Literary ini, bakal dihadiri ratusan sastrawan, penulis, budayawan dan pegiat kebudayaan dari beragam penjuru Tanah Air. “Untuk Sumbar saja, ada 65 orang,” imbuh sastrawan kenamaan itu.

Iyut menyebut, rundown acaranya juga sudah selesai disusun. “Nanti, akan ada juga PLF road to cafe dengan tajuk ‘kami temani kalian ngopi’,” jelas Iyut Fitra.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Iyut optimis, PLF nanti akan banjir peserta. “Apalagi, akan dihadiri juga oleh tokoh tokoh masyarakat, kaum milineal, pelajar, mahasiswa,” jelas tokoh sastra Tanah Air itu.

Di sisi lain, budayawan dan sastrawan Yudilfan Habib mengaku, keberadaan PLF akan menjadi wadah perpustakaan atau ruang baca publik.

Berupaya untuk memicu minat baca, khususnya di Payakumbuh, umumnya di Sumbar. “Gerakan gemar membaca dan juga berbagai hal dalam gerakan literally selain membaca, juga membentuk kelompok menulis, kelompok diskusi dan gerakan kreatif lainnya,” kata dia.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Yusra Maiza, salah satu pendiri komunitas Payakumbuh Membaca mengaku, Payakumbuh punya segudang sastrawan dan budayawan yang mampu menggelar kegiatan luar biasa.

“Mari kita ramaikan,” kata Ketua KONI Payakumbuh itu, terpisah. (vbm)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB