Pasutri di Kayutanam Padang Pariaman ditemukan Tewas Tergantung

Penulis -

Rabu, 15 April 2020 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar — Pasangan suami istri (Pasutri) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya dikawasan Korong Pasa Tangah, Nagari Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (15/4).

Kedua korban berinesial KK (35) Dan FY (27), Ditemukan sudah tidak bernyawa dalam rumahnya. Belum dikethaui apa yang menyebabkan keduanya meninggal.

Kapolsek 2×11 Enam Lingkuang IPTU Agusma Hendri menjelaskan, satu mayat ditemukan tergantung dan satunya lagi ditemukan tergeletak di atas kasur rumah Korban.

” Kedua mayat pasutri tersebut diketahui sekitar pukul 16.00 WIB, dimana saksi adalah seorang petugas koperasi keliling yang ingin bertemu dengan pasutri”, ungkap IPTU Hendri, Rabu malam, 15 April 2020.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Lebih lanjut Kapolsek 2xII enam lingkung itu menjelaskan, saat itu petugas koperasi (saksi) yang bernama Rian meminta salah seorang warga di sana untuk menemani kerumah pasutri.

“Namun sampai di depan rumah yang sekaligus sebagai kedai, saksi melihat dari jendela kaca korban inisial KK (35) tergantung dengan tali nilon,” sebut IPTU Hendri.

Melihat itu, saksi bersama warga lainnya mendobrak rumah pasutri tersebut dan langsung menurunkan jasad KK.

” Setelah korban KK diturunkan oleh warga, mereka juga melihat satu orang tergeletak di atas kasur. Saat diperiksa ternyata sudah meninggal pula”, kata Kapolsek, Hendri.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Diketahui, kata Hendri lagi, mayat yang tergelatak di atas kasur dengan posisi telentang itu adalah istri dari korban KK dengan inisial FY (27).

“Berdasarkan keterangan saksi dengan inisial YS, kemarin dia mendengar suara teriakan korban dengan inisial FY tengah malam. Saat saksi YS menanyakan ke pada suami korban (KK), dia mengatakan kalau istrinya sedang mengigau,” sebut Hendri.

Tak hanya itu, kata Hendri lagi, setelah saksi YS kembali pulang, tak berselang lama dia mendengar suara gaduh dari rumah pasutri itu lagi.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

” Lantas saksi curiga dan menanyakan perihal gaduh itu lagi kepada KK. KK menjawab seperti semula dan mengatakan kepada saksi bahwa istrinya sedang susah tidur,” ungkap Hendri.

Namun naas, sore tadi, ia mendapat laporan kalau keduanya telah tewas dimana suami jasadnya tergantung dan istri tergeletak di atas tempat tidur.

“Saat ini kedua jasad dibawa ke RS Bhayangkara untuak dilakukan autopsi. Kasus ini sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kematian kedua korban”, tutup IPTU Hendri. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB