Agam, Prokabar — Setelah hasil swab dan Analisis Laboratorium Biomedik Universitas Andalas Padang dan Laboratorium Balai Veteriner Baso keluar dari sampel Dinas Kesehatan Agam keluar, 3 orang diantaranya dinyatakan positif Covid-19, Rabu (13/5) pukul 11.50 WIB.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Agam, Khasman Zaini mengatakan 3 sampel dari 3 orang tersebut merupakan hasil pengulangan hasil inconclusive Swab. Dua orang diantaranya kluster seorang tenaga labor Puskesmas Lubuk Basung lalu. Sementara seorang lagi, perantau Bekasi yang pulang dengan truk dan menyambung dengan travel sesampai di Dharmasraya.
“Hari ini terdapat tiga lagi warga Agam yang positif berdasarkan hasil swab labor Biomedik Unand dan Labor Balai Veteriner Baso,” ungkap Khasman Zaini, Rabu (13/5).
Pasien tersebut berinisial CM, RI, dan RD.
“CM seorang perempuan, berasal dari Lubuk Basung. Bekerja sebagai pegawai Tata Usaha RSUD Lubuk Basung. Berdasarkan hasil pengembangan tracing cluster WM. Saat ini bersangkutan sudah dirawat di Padang,” terang Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Agam tersebut.
Selanjutnya, pasien kedua berinisial RI, pria, beralamat Nagari Salo Kecamatan Baso. Merupakan pelaku perjalanan yang naik truk angkut dari Bekasi ke Dharmasraya. “Dari Dharmasraya RI naik travel ke Bukittinggi. Kemudian menyambung Go Car ke Salo. RI sampai di Salo pada Selasa, 5 Mei lalu. Dan langsung di karantina di PPSDM Baso. Saat ini yang bersangkutan sudah dirawat di Padang,” lanjutnya.
Pasien ketiga berinisial RD, pria, beralamat Bonjo Alam, Ampang Gadang, Kecamatan Ampek Angkek. RD merupakan perawat di RSAM Bukittinggi. Saat ini yang bersangkutan sudah dirawat di RSAM Bukittinggi.
“Mari kita semua berdoa, semoga pandemik wabah Covid-19 segera berakhir. Dengan cara mengikuti protokol kesehatan dan keselamatan memerangi Covid-19 ini,” pungkas Khasman. (rud)
















