Pasaman, Prokabar – Puluhan bom molotov dan berbagai jenis senjata tajam diamankan Polres Pasaman, pasca kericuhan penolakan tambang emas milik PT Inexco Jaya Makmur di Kampung Simpang Kuayan, Jorong Perdamaian, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Pasaman.

Kapolres Pasaman AKBP Hasanuddin melalui Kasat Reskrim, Iptu Zulhendri menjelaskan, seluruh bom molotov tersebut merupakan barang bukti yang digunakan massa untuk membakar basecamp PT Inexco Jaya Makmur.
“Barang bukti berupa bom molotov sebanyak 26 buah, kemudian senjata tajam jenis parang 3 buah, sajam jenis pisau 6 buah, sajam jenis clurit 1 buah, palu 2 buah, ketapel 2 buah dan potong kayu panjang 1 meter 1 batang,” kata Iptu Zulhendri, Kamis (24/5).

Menurut Iptu Zulhendri, bom molotov dan Sajam itu diamankan dari tangan puluhan massa. Hingga kini pihak Polres masih melakukan pendalaman dalam proses penyelidikan terkait kepemilikan seluruh BB tersebut.
“BB ini kita amankan sembari melakukan pendalaman dalam proses penyelidikan kasus ini,” tutup Zulhendri. (Ola)
















