Pasca Harimau Masuk Jerat Babi, Warga Tikalak Lubuk Sikaping Cemas

Penulis -

Rabu, 17 Mei 2023 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harimau Sumatra yang masuk jerat babi di Tikalak, Lubuk Sikaping, Pasaman. Harimau ini sudah dalam keadaan lemas ketika ditemukan warga dan akhirnya mati saat handak dievakuasi. (ist)

Harimau Sumatra yang masuk jerat babi di Tikalak, Lubuk Sikaping, Pasaman. Harimau ini sudah dalam keadaan lemas ketika ditemukan warga dan akhirnya mati saat handak dievakuasi. (ist)

Pasaman, Prokabar – Peristiwa terjeratnya seekor harimau Sumatra di Tikalak, Nagari Tanjung Beringin, Kecamatan Lubuk Sikaping, meninggalkan rasa cemas bagi para warga sekitar. Meski harimau Sumatra tersebut sudah dievakuasi dalam keadaan tidak bernyawa, namun warga tetap was-was.

Bahkan, warga yang memiliki kebun di sekitar lokasi enggan untuk beraktifitas di kebunnya. “Kami takut saja, mana tau ada kawanannya. Sebab, yang masuk dalam jerat babi kemarin itu harimau betina,” kata Ardi, salah seorang pemilik kebun yang tidak jauh dari lokasi terjeratnya harimau Sumatra, Rabu (17/5).

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Ardi mengaku, tidak saja dirinya yang enggan ke kebun untuk sementara waktu, rata-rata pemilik kebun yang ada di Kawasan Bukit Tikalak, juga enggan beraktifitas untuk sementara waktu.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

“Untuk berjaga-jaga saja, lebih baik kami menahan diri dulu tidak ke kebun, dari pada nanti jadi mangsa si belang itu,” lanjut Ardi.

Sebelumnya, harimau Sumatra ini masuk perangkap babi pada Selasa (16/5). Kemungkinan, harimau ini masuk perangkap pada dini hari. Namun diketahui warga pada pukul 08.00 pagi, saat pemilik kebun memeriksa jerat babi yang ia pasang sebelumnya.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Informasinya, di Tikalak, serangan hama babi sangat tinggi. Rata-rata, mereka yang jadi korban adalah pemilik perkebunan jagung. tidak sedikit warga yang berkebun kerap memasang jerat hama babi ini. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB