Trending | News | Daerah | Covid-19

Peristiwa

Pasca Bentrokan Antar Nagari di Tanah Datar, Kapolres : Situasi Sudah Kondusif

Dibaca : 1.0K

Tanah Datar, Prokabar – Pasca bentrok dua nagari, Sumpur dan Bungo Tanjung di Tanah Datar, kondisi saat ini sudah mulai kondusif. Meski demikian, aparat gabungan TNI Polri masih berjaga-jaga di lokasi bentrokan.

Pantauan prokabar.com di lokasi bentrokan, baik di Nagari Sumpur maupun Bungo Tanjung, petugas keamanan dari Polres Padang Panjang dan Kodim 0307 Tanah Datar masih berjaga-jaga. Sementara, masyarakat dua nagari juga masih terlihat berkumpul secara berkelompok. Rumah rumah warga terlihat tertutup rapat, dengan lampu rumah yang sebagian masih menyala.

Kapolres Padang Panjang AKBB Sugeng Hariyadi memastikan kondisi saat ini telah kondusif. Setidaknya, akibat bentrokan tersebut mengakibatkan adanya korban luka dari kedua belah pihak.

“Jumlah korban tiga orang. Luka yang dialami korban ada berupa luka lebam, memar dan luka tusukan. Korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” ucap Kapolres saat ditemui di lokasi kejadian.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, jika bentrokan yang terjadi juga menyebabkan kerugian materil, dimana beberapa mobil mengalami rusak, dan dua motor dibuang masa ke dalam danau Singkarak.

“Kendaraan itu ditinggalkan pemilik dan sementara kita evakuasi ke Mapolres. Satu sepeda motor masih ada di dalam danau, satu sudah dievakuasi,” tambahnya lagi.

Sementara itu, Dandim 0307 Tanah Datar, meminta masyarakat untuk tenang, dan tidak melakukan hal-hal yang anarkis. Untuk mengamankan amarah warga , sebanyak 30 personil TNI disiagakan di lokasi bentrokan.

“Disini kita sifatnya membantu Polres Padang Panjang. Untuk personil itu sebanyak 30 orang. Kita imbau masyarakat untuk tenang dan tidak anarkis,” ucap Dandim 0307 Tanah Datar
Letkol Inf Edi S Harahap

Untuk menyelesaikan konflik antar dua nagari itu, pihak kepolosian dan TNI bersama masyrakat menyepakati pertemuan yang akan dilangsung pada jumat (6/11). Pertemuan itu akan dilangsungkan di Mapolres Padang Panjang.

“Mediasi antar kedua nagari akan kita lakukan besok, Jumat pukul 14.00 WIB. Ini pertemuan melibatkan 4 Nagari, sesuai kesepakatan bersama, masing-masing mengutus tujuh orang. Itu kita serahkan semuanya pada pihak yang bertikai, siapa yang akan diutus,” tutup Kapolres AKBP Sugeng Hariadi.

Sebelumnya, bentrokan terjadi akibat adanya pemancangan tanah oleh warga Bungo Tanjung di daerah tapal batas sehingga diprotes warga Sumpur. Dari pemancangan itu terjadi perkelahian massal dengan membawa senjata tajam.(eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top