Pasaman, Prokabar — Masyarakat Pasaman korban bencana banjir dan longsor mulai berbenah. Kembali bangkit dan beraktifitas sembari menyisir satu persatu perabotan rumah yang masih baik.
Di sisi lain, untuk meringankan beban para korban dalam hal mengasapi dapur, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyerahkan bantuan 25 ton beras untuk para korban.
Bantuan itu diserahkan langsung Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat, Nasrul Abit dan diterima langsung Bupati Yusuf Lubis, Minggu (21/10).
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat. Kami meminta kepada camat agar mengawasi batuan tersebut agar tepat sasaran,” tutup Nasrul Abit.
Sementara Yusuf Lubis Bupati Pasaman mengatakan, tahun ini adalah masa berduka. Sejak tanggal 9 sampai 11 Oktober kemarin, 10 kecamatan di Pasaman terendam banjir dan dilanda longsor.
Akibat bencana ini, banyak sarana dan prasarana rusak diantaranya, jalan rusak di 24 lokasi, jembatan hancur sebanyak 20 buah, saluran irigasi 21 buah, rumah yang tererendam sebanyak 1.407 rumah rumah rusak berat sebanyak 96 buah, serta banjir juga merendam 19 unit sekolah.
Tidak sampai di situ saja, sebanyak 17 unit sarana ibadah dilaporkan rusak, begitu juga satu areal pasar, tiga sarana air bersih, 455 hektar sawah, 462 hektar kebun, 12 unit PLTMH serta merusak 189 buah kolam ikan siap panen.
Jika ditotal kerugian akibat bencana ini diperkirakan mencapai 80 sampai 100 miliar. (Ola)
















