Padang, Prokabar — Pasca hujan deras yang melanda kota Padang kemarin, mengakibatkan banjir hampir di sejumlah wilayah.
Dampak dari kondisi tersebut menyebabkan pelayanan Perumda Air Minum Padang terganggu.
Dirut Perumda Air Minuk Padang, Hendra Pebrizal mengatakan untuk area pelayanan utara, seluruh produksi masih terkendala, selatan dan pusat sudah normal, namun butuh proses normalisasi.
“Saat ini Tim Kami masih melakukan pembersihan akses menuju intake sungai 2, taban, sungai sariak dan palukahan yang tertimbun longsor akibat derasnya hujan tadi malam. Untuk daerah pelayanan selatan sudah beroperasi, walaupun masih dibawah kapasitas normal, begitupun dengan intake paluki yang tertimbun longsor.” terangnya, Kamis (19/8).
“Mohon maaf atas gangguan yang terjadi, semaksimalnya segera kami tanggulangi. Mohon doanya agar pekerjaan cepat selesai tanpa kendala dan air segera mengalir kembali.” sambungnya.
Berikut data gangguan pelayanan yang terjadi :
1. 3 kecamatan mengalami gangguan, kecamatan koto tangah, nanggalo dan kuranji
2. ada 8 intake yang stop operasi dan 7 ipa yang tidak beroperasi di daerah pelayanan utara
3. total kapasitas produksi yang stop di perumda akibat banjir semalam sebesar 535 l/dt
4. jumlah pelanggan yang terdampak akibat kondisi diatas sebanyak 45.000 pelanggan
Saat ini proses perbaikan sedang dilaksanakan.
Intake yang terdampak :
1. intake palukahan
2. intake taban
3. intake sungai 2
4. intake sungai sariak
5. intake latung pompa
6. intake latung gravitasi
7. intake gariang
8. intake sungai guo
9. intake bungus
Saat ini proses normalisasi
IPA yang terdampak akibat tidak ada input dari intake antara lain :
1. ipa taban 1 ( 100 l/dt)
2. ipa palukahan ( 100 l/dt)
3. ipa latung ( 200 lt/dt)
4. ipa latung ( 60 lt/ dt)
5. ipa latung ( 20 lt/dt)
6. ipa latung ( 10 lt/ dt)
7. ipa guo (40 lt/dt)
















