Pasca Banjir, Ini Luas Lahan Pertanian Warga yang Gagal Panen

Penulis -

Senin, 22 Oktober 2018 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Satu per satu objek yang didera bencana banjir pada 9 Oktober lalu di Pasaman mulai terdata. Tercatat, 503 hektar lahan pertanian dibuat rata oleh banjir. Tidak sedikitpun sisa tanaman yang layak untuk diteruskan perawatannya hingga musim panen.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Dijelaskan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultural Dinas Pertanian Pasaman, Efrianto, ratusan hektar lahan rusak itu terdapat di empat kecamatan. Mulai dari Bonjol, Tigo Nagari, Duo Koto dan Mapattunggul.

“Dari total keseluruhan, tanaman yang gagal panen tersebut terdiri dari padi sebanyak 369 hektare, jagung 115 hektare serta kacang tanah dan lain-lainnya seluas 19 hektare,” kata Efrianto.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Dirinci Efeianto, di Kecamatan Bonjol, tanaman padi warga yang gagal panen 125 hektare, jagung 40 hektare, kacang tanah 11 hektare. Kemudian di Kecamatan Tigo Nagari lahan padi warga yang rusak 4 hektare. Kecamatan Dua Koto lahan padi warga yang gagal panen sebanyak 65 hektare, jagung satu hektare, kacang tanah dua hektare. Terakhir di Mapattunggul hanya lahan jagung warga yang rusak seluas 23 hektare. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB