Pasaman, Prokabar — Lima hari pasca ambruk diterjang banjir, Jembatan Aia Batang Jangek Jalan Taruko-Rimbo Jorong Kampung Tabek, Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari makan korban.
Seorang pengendara sepeda motor terperosok ke dalam sungai kecil yang ada di bawah jembatan. Beruntung korban hanya mengalami luka-luka ringan. Hanya saja sepeda motor korban rusak cukup parah.
Yuni Efendi, salah seorang warga setempat mengatakan, pengendara yang jatuh merupakan warga sekitar. Bahkan sudah dua kali jembatan ambruk ini makan korban pasca diterjang banjir pada 12 September kemarin.
“Kondisi ini sudah kami laporkan mulai dari pemrintahan nagari hingga ke kecamatan. Namun sampai saat ini tak kunjung ada penanganannya. Kami bersama sejumlah warga disini terpaksa meletakkan pohon pinang diatasnya, agar kendaraan roda dua bisa lewat. Karena jembatan ini satu-satunya akses jalan utama aktifitas masyarakat,” kata Yuni Efendi, Senin (17/9).
Camat Tigo Nagari, Darmawi mengaku sudah melaporkan kondisi tersebut ke Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Pasaman untuk ditindaklanjuti.
“Tim dari Pemerintah Kecamatan Tigo Nagari sudah turun ke lokasi. Sudah dilakukan pendataan dan sudah kami laporkan ke Dinas PU. Jembatan itu memang sangat prioritas, karena itu satu-satunya akses masyarakat setempat,” tutup Darmawi. (Ola)
















