Pasar Nagari Salingka Danau Maninjau dan Kesejahteraan Masyarakat

Penulis -

Selasa, 3 Juli 2018 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agam, Prokabar – Maninjau salah satu nagari di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, tepatnya di Salingka Danau Maninjau. Selain Maninjau ada juga Nagari Koto Kaciak, Koto Gadang, Bayua, Sungai Batang, dan Koto Baru.

Setiap nagari ada pasar tradisional sebagai pusat perekonomian dan perdagangan masyarakat. Setiap nagari, hari balai atau aktivitas pasar berbeda-beda pula. Dan dari dahulunya masyarakat salingka danau menyepakati perbedaan penetapan hari balai tersebut.

Bila di Maninjau hari balainya pada selasa pagi, pasar tradisional di Sungai Batang dan Koto Kaciak aktif pada hari Rabu. Nagari Bayua aktif dan ramai pada Jum’at pagi. Sedangkan Nagari Koto Baru pada hari Minggu pagi.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Seperti pasar lainnya, beragam kebutuhan hidup tersedia di sana. Baik kebutuhan primer maupun kebutuhan sekunder seperti peralatan dapur dan sebagainya.

Pedagang tidak hanya dari masyarakat setempat, juga ada dari Lubuk Basung, Matua dan Malalak. Mereka menjual hasil pertanian dan peternakan yang sudah digiatkan selama ini.

Camat Tanjung Raya, Handria Asmi menyebutkan hampir 90 persen masyarakat salingka danau adalah petani dan peternak. Seperti petani sawah, ladang, dan peternak ikan. Selain dijual ke pengumpul atay pedagang besar, hasil ladang dan sawahnya juga dijual langsung ke pasar tradisional salingka danau ini.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Hampir sebagian besar masyarakat adalah petani ikan keramba, sawah dan peladang. Hasil pertanian dan peternakan tersebut di jual ke pasar tradisional. Sejak musim racun belerang dan rusaknya Danau Maninjau, peralihan mata pencarian sudah dimulai secara berlahan-lahan. Masyarakat kembali difokuskan berladang dan bertani sawah,” kata Handria Asmi.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Hal tersebut lanjutnya, juga berdampak pula pada aktivitas pasar tradisional di salingka danau. “Melalui dukungan perantau yang cukup baik, kita akan coba mengakomodir dengan maksimal. Pemkab Agam sudah melakukan berbagai pemberdayaan dan pelatihan dari program save maninjau dan Agam Madani. Untuk itu dukungan, kemauan dan tanpa kesadaran dari masyarakat Danau Maninjau itu sendiri, kesejahteraan tidak akan tercapai sesuai harapan,” tutup Camat Tanjung Raya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB