Pasaman Kini Punya Insitusi Penerima Wajib Lapor Pecandu Obat Terlarang dan Narkoba

Penulis -

Selasa, 18 Desember 2018 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasaman, Prokabar — Ingin bertaubat dan berhenti mengkosumsi obat-obat terlarang hingga narkoba, para pecandu khususnya di Pasaman agaknya bisa melapor ke Puskesmas Lubuk Sikaping.

Pasalnya, pukesmas ini resmi menjadi Insitusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) untuk tempat rehabilitasi bagi pecandu atau pengguna narkoba didaerah itu.

“Ini adalah kemajuan yang sangat kita nantikan. Dengan kata lain, pecandu yang ingin bertaubat di sinilah tempat rehabilitasinya,” kata Asisten Bidang Politik, Hukum dan HAM, Hermanto usai meresmikan Puskesmas IPWL, Selasa (18/12)

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Diakui Hermanto, sebagai daerah yang menjadi perlintasan peredaran narkoba, keberadaan IPWL sangat diperlukan. Mengingat di Pasaman sendiri, tingkat peredaran dan pencandu narkoba cukup tinggi.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Amdarisman mengatakan, Puskesmas Lubuk Sikaping sudah sejak tahun 2016 lalu ditunjuk oleh KemenKes sebagai IPWL di Pasaman. Namun akibat belum tersedianya tenaga medis yang sudah di assesment atau lulus pelatihan, niat baik ini baru terwujud di akhir tahun 2018.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Ada empat orang petugas IPWL yaitu dokter Jenni Pitriana sebagai penanggungjawab, Wiwiyanti sebagai asessor, Nelly Suarni petugas labor dan Ns. Indriana, sebagai  verifikator.

“Mantapnya itu, seluruh biaya klaim rehabilitasi pecandu ditanggung Kemenkes alias gratis,” tutup Amdarisman. (Ola)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 
Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh
KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api
KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:56 WIB

Kontrak Baru Adhi Karya Capai Rp8,9 Triliun, Moeharmein Sebut Kebutuhan Infrastruktur Nasional Terus Tumbuh

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:21 WIB

KAI Divre II Sumbar Terus Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang Kereta Api

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB