Pasaman, Prokabar —Seribu masyarakat kurang mampu di Pasaman, dapat Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pemerintah pusat. Bantuan ini mulai terealisasi usai diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pasaman kepada penerima dan walinagari se Pasaman.
“Baru kemarin saya serahkan bantuan kepada masyarakat secara simbolis. Pertanda dimulainya program untuk tahun 2019 ini,” kata Bupati Pasaman, Yusuf Lubis.
Lebih lanjut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Rosben Aguswar menambahkan, keluarga kurang mampu sebagai penerima BSPS di Kabupaten Pasaman ini, tersebar di sembilan kecamatan. Mulai dari Kecamatan Tigo Nagari sebanyak 90 unit rumah, Kecamatan Simpang Alahan Mati, 58 unit rumah, Kecamatan Bonjol 181 unit rumah, Kecamatan Lubuk Sikaping 231 unit rumah. Selanjutnya Kecamatan Panti sebanyak 115 unit rumah, Kecamatan Padang Gelugur 60 unit rumah, Kecamatan Rao 129 unit rumah, Kecamatan Rao Selatan 60 unit rumah dan Kecamatan Rao Utara 76 unit rumah.
Adapun bentuk dari bantuan tersebut berupa rekening Bank dari BNI Cabang Lubuk Sikaping ke masing-masing masyarakat penerima senilai Rp.17.5 juta per unit rumah dengan rincian penggunaan membeli bahan bangunan Rp.15 juta dan upah Rp.2.5 juta.
“Progran ini dari Kementerian PUPR dan Satuan Non Vertikal (SNVT) Penyediaan Perumahan Swadaya Provinsi Sumatera Barat. Program dan kegiatan ini sudah dijalankan di Kabupaten Pasaman semenjak tahun 2017 hingga saat ini, dan dalam pelaksanaannya di lapangan didampingi oleh sejumlah fasilitator yang telah ditunjuk oleh pemerintah pusat,” tukas Rosben. (Ola).
















