Pariaman Jadi Pilot Project Pemberantasan Stunting Nasional

Penulis -

Kamis, 3 Juni 2021 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pariaman, Prokabar — Kota Pariaman dipilih menjadi pilot project pemberantasan stunting Nasional. Hal ini dikarenakan Pariaman sukses menekan angka stunting.

“Kami diminta menandatangani komitmen dalam rangka program pemberantas stunting oleh Sekretariat Kantor Wakil Presiden, mengapa Kota Pariaman, karena Kota Pariaman dinilai sukses menekan angka stunting di bawah 9,1 persen, dimana angka stunting untuk Sumbar 24 persen,” ujar Walikota Pariaman, Genius Umar dilansir Kamis (3/6).

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Kota Pariaman menjadi pilot project program pemeritah pusat tentang pemberantasan stunting, dimana dokumen tersebut berisi komitmen Pemko Pariaman dalam pemberantasan stunting nasional, dan sudah ditandatangani dan segera dikirim ke Kantor Sekretariat Wapres RI, ulasnya.

“Komitmen Kota Pariaman sudah saya tanda tangani, dengan penetapan menjadi percontohan nasional ini, tentu menambah semangat kami untuk lebih getol lagi menekan angka stunting,” tutur Genius Umar.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Memiliki angka stunting di bawah 9,1 persen, Pemko Pariaman telah membuat berbagai kebijakan untuk pengurangan angka stunting ini, dimana Kota Pariaman secara kontiniu melakukan berbagai program, seperti pemberian makanan tambahan pada ibu hamil dan anak-anak, penyuluhan kesehatan, imunisasi, program pangan dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Angka stunting di Sumatera Barat, terbilang masih di angka mengkhawatirkan, yakni di angka 24 persen. Sementara untuk Kota Pariaman, angka stuntingnya sudah sangat rendah, yakni  di bawah angka 9,1 persen.

Melihat keseriusan Pemko dalam pengurangan angka stunting ini, Sekretariat Kantor Wakil Presiden RI, menjadikan Kota Pariaman sebagai percontohan Nasional, jelasnya mengakhiri. (*)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB