Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Parambahan Serahkan BLT Dana Desa. Pemkab Akui Masih Ada yang Berhak Belum Terima Bantuan

Dibaca : 329

Tanah Datar, Prokabar – Sebanyak 69 kepala keluarga di Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum terima BLT Dana Desa tahap pertama sebesar Rp600 ribu. Wali Nagari Parambahan Robi Yasdi mengatakan, untuk nagarinya penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebanyak 530 Kepala Keluarga (KK).

“Masyarakat kita yang sebelumnya telah menerima BST dari Kemensos sebanyak 88 KK, 358 KK dari dana APBD Provinsi dan Kabupaten Tanah Datar dan tambahan sebanyak 15 orang lagi dari dana BST Kemensos, dan hari ini sebanyak 69 KK dari Dana Desa dan itu semua sudah tersalurkan dan rasanya tidak ada lagi masyarakat kita yang tertinggal, dan itu sudah didata semua, bahkan juga dilakukan imbauan di masjid,” ucapnya.

Dikatakan Robi, 69 KK penerima BLT Dana Desa Nagari Parambahan adalah 106 kuota yang tersedia, dan kuota tidak terpenuhi mengingat sudah semua masyarakat yang berhak menerima dana bantuan terakomodir dan tidak ada lagi yang tertinggal.

Nasrul Abit Indra Catri

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perlindungan Perempuan dan Keluarga Berencana (PMDPPKB) Nofenril mengatakan pada hari yang sama juga diserahkan BLT Dana Desa di Nagari Limo Kaum dan ini merupakan nagari yang ke-72 dan ke-73 yang telah diserahkan.

“Sampai saat ini sudah 73 nagari dana BLT yang bersumber dari Dana Desa yang diserahkan, tinggal 2 nagari lagi yang menyusul yaitu Nagari Aia Angek Kecamatan X Koto direncanakan Selasa tanggal 2 Juni dan Nagari Tigo Koto Kecamatan Rambatan yang sedang dalam proses,” ucapnya.

Disampaikan Nofenril, proses penyerahan BLT berjalan lancar, walau sedikit ada kendala terkait pendataan, karena masih ada masyarakat yang terdampak pandemi covid-19 ini yang berhak menerima namun belum terdata.

“BLT Dana Desa, merupakan dana kegiatan baik untuk pembangunan fisik di nagari maupun pemberdayaan masyarakat tahun 2019, namun akibat pandemi virus corona harus dialihkan untuk bantuan masyarakat, sehingga kegiatan di nagari yang sudah direncanakan ditiadakan, tidak hanya itu kegiatan di kabupaten pun dipangkas bahkan ditiadakan pula,” tambah Nofenril.(eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top