Pangdam III Siliwangi Ajak Masyarakat Pertahankan Ketersediaan Pangan

Penulis -

Minggu, 27 Maret 2022 - 01:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Prokabar – Tiga hal dipesankan oleh Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Kunto Arief Wibowo saat menerima kunjungan silaturahim Uda H. Eri Santoso, Pembina Forum Anak Nagari Koto Tangah Kota Padang Eri Santoso di Rumah Dinas Pangdam III/Siliwangi di Kota Bandung beberapa waktu yang lalu.

Tiga hal tersebut adalah terus mengembangkan inovasi teknologi yang ramah lingkungan di Sumatera Barat. Terus mengembangkan sistem pengolahan air sungai atau air rawa diproses menjadi air sehat siap minum yang sudah ia buktikan di Padang.

Baca Juga :  Wamendiktisaintek Apresiasi Nindya Karya, Sekolah Garuda Jadi Prioritas

Dan yang terakhir adalah pengembalian humus tanah dengan Bios 44 penemuan Mayjen Kunto Arief Wibowo sewaktu menjabat Dandrem 032 Wirabraja beberapa waktu yang lalu.

Pernyataan ini sangat dipesankan kepada Eri Santoso dan rombongan agar kelangsungan hidup terus bisa berjalan dengan baik.

Kunjungan ke rumah mantan Dannrem 032 Wirabraja ini tidak lain adalah silaturahmi antara dua sahabat yang sudah lama tak bersua.

Baca Juga :  Wamendiktisaintek Apresiasi Nindya Karya, Sekolah Garuda Jadi Prioritas

“Selain itu, sesuai dengan hadits nabi, bersilaturahmi dapat memperpanjang usia dan mempermudah rezeki,” ungkap Eri Santoso.

Dalam silaturahmi tersebut, putra mantan Wakil Presiden Try Sutrisno ini juga menguraikan, saat ini Pemerintah Indonesia mengembangkan suatu program bernama “Food Estate”, sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Wamendiktisaintek Apresiasi Nindya Karya, Sekolah Garuda Jadi Prioritas

Mayor Jenderal TNI Kunto Arief Wibowo menilai program Food Estate merupakan suatu konsep pengembangan produksi pangan yang dilakukan secara terintegrasi, yang terdiri dari pertanian, perkebunan, bahkan peternakan di lahan yang luas.

“Program semacam Food Estate ini bukanlah hal baru di Indonesia. Pada masa pemerintahan Presiden Soeharto, program serupa pernah dilaksanakan di Kalimantan Tengah, dengan sebutan “Pengembangan Lahan Gambut [PLG]1 Juta Hektar,” tutup Kunto. (vky)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamendiktisaintek Apresiasi Nindya Karya, Sekolah Garuda Jadi Prioritas
Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya sebagai Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis
Presiden Pecat Kepala BGN dan Dua Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang Naik Jadi Kepala yang Baru
Rahmat Saleh Dorong Gerakan Makan Ikan Masuk Masjid dan Lembaga Pendidikan
Kolaborasi Inklusif Tab Space dan JNE Warnai Eksibisi Panasonic Art with Heart 2026
Sinergi JNE dan TIKI Sambut Idul Adha 1447 H: Tebar 30 Ekor Sapi Kurban hingga Hadirkan Beragam Promo Menarik
Dony Oskaria Sebut Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Percepatan Pemulihan Pascabencana di Sumbar, Sumut, dan Aceh
Kepala BP BUMN Kecam Keras Kriminalisasi Kakek Mujiran, Beri Teguran Keras ke PTPN

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:40 WIB

Wamendiktisaintek Apresiasi Nindya Karya, Sekolah Garuda Jadi Prioritas

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana dan Dua Wakilnya sebagai Tersangka Korupsi Program Makan Bergizi Gratis

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:29 WIB

Presiden Pecat Kepala BGN dan Dua Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang Naik Jadi Kepala yang Baru

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:35 WIB

Rahmat Saleh Dorong Gerakan Makan Ikan Masuk Masjid dan Lembaga Pendidikan

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:43 WIB

Kolaborasi Inklusif Tab Space dan JNE Warnai Eksibisi Panasonic Art with Heart 2026

Berita Terbaru